Femallenials
Kisah Dokter Della Mengawal Pengobatan Pasien Covid-19; Momen Sulit akan Dibarengi Kebahagiaan
Masuk universitas favorit sesuai dengan fakultas yang diinginkan menjadi impian hampir semua siswa SMA. Dengan meningkatnya
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masuk universitas favorit sesuai dengan fakultas yang diinginkan menjadi impian hampir semua siswa SMA. Dengan meningkatnya persaingan setiap tahun, lulus tepat waktu pun menjadi kebanggaan tersendiri.
Persaingan di dunia pendidikan maupun dunia kerja tidaklah mudah, khususnya di bidang kedokteran, yang termasuk fakultas favorit yang banyak didiminati maupun diidolakan oleh anak muda dari dulu hingga sekarang.
Meskipun banyak kesulitan yang dilalui, dokter muda dan cantik satu ini menyebut tidak membuatnya down, ataupun menghambat perkuliahannya. Ia berhasil lulus tepat waktu.
Dokter Retri Della Rossa menjadi mahasiswa kedokteran yang tahun 2012 dan selesai pada tahun 2018. Dalam kurun waktu 6 tahun, ia menyelesaikan dengan penuh semangat dan perjuangan.
"Kelahiran 1995, dan di usia segini sudah menyandang gelar itu sudah suatu keberuntungan, prosesnya sama seperti yang lain, selesai koas lagsung ikut ujian UKMMP dan internship, selesai internship 1 bulan lagsung ngelamar kerja dan diterima," jelasnya.
Momen sulit dalam hidup adalah hal biasa yang dialami semua orang, tapi tidak semua orang bisa menyelesaikan dengan benar, ada momen sulit tentu selalu diiringi momen membahagiakan.
"Kita tidak perlu terlalu berfokus pada apa yang membuat kita terluka atau dengan hal yang menyulitkan kita, kita hanya perlu fokus pada apa yang ingin kita raih, maju terus dan jangan ragu, setelah momen berat selalu ada momen membahagiakan yang datang, lulus tepat waktu dan melihat orangtua tersenyum karena kita, itu suatu hal yang sangat membahagiakan." Tambahnya.
Di tengah pandemi Covid-19, ia juga harus berada di garda terdepan, tentu saja kesulitan yang ia rasakan juga dirasakan oleh petugas kesehatan yang lain.
Menjaga IGD dan tetap melayani pasien seperti biasa, yang awalnya tidak mengenakan APD dan kini di situasi masih pandemi tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan yang lengkap.
"Untuk kesulitan selama masa pandemi tentu saja ada, yang sebelumnya harus pakai APD dan sekarang harus pakai, ada rasa takut jika diri sendiri tertular Covid-19, dan selain itu juga takut menularkan kepada orang-orang terdekat, karena kalau pulang ke rumah ada orangtua, harus hygine bener baru bisa pulang ker umah," tutupnya.
Meskipun sempat sedih dengan jumlah pasien Covid-19 yang semakin meningkat di Jambi, ia tetap semangat, bersyukur dan selalu tersenyum untuk terus membagikan kebahagiaan kepada orang lain, ia juga mengajak untuk terus patuhi protokol kesehatan karena itu sangat penting.
Seperti selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, bawa handsanitizer, jaga jarak dan jika tidak diperlukan keluar rumah atau keadaan mendesak lebih baik tetap tinggal di rumah.
Baginya tidak ada waktu buat nyerah, kita punya cara sukses masing-masing, selagi ada kesempatan tetap semangat menjalaninya. Karena akan ada pelangi setelah hujan, yang paling penting adalah dorongan dan semangat dari keluarga untuk tetap bekerja dan menolong yang membutuhkan pertolongan.
Nukilan Della
Nama: dr. Retri Della Rosa
TTL : Kembang Seri, 23 Januari 1995
Pendidikan: S1 Profesi Dokter
Hobi: kulineran
Motto hidup: Enjoy difficulties. Because of the difficulties behind it must be easy.
Sosial media: ig/twitter: @dellardr