Pembangunan Joging Track di Komplek Perkantoran Tanjabtim Telan Biaya Rp 3 M Lebih Rampung Tahun Ini

Jogging track sepanjang 1 km dibangun di komplek taman perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan anggaran DAK 2020.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Jogging track sepanjang 1 km dibangun di komplek taman perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan anggaran DAK 2020. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Jogging track sepanjang 1 km dibangun di komplek taman perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan anggaran DAK 2020.

Kawasan komplek perkantoran Kabupaten Tanjabtim yang memiliki geografis cukup menarik, guna memanfaatkan lahan kosong Pemerintah menganggarkan DAK khusus kawasan jogging trek. 

Kepala Disbudparpora Tanjabtim, Dedy Armadi kepada Tribunjambi.com menuturkan, pembangunan jogging track tersebut merupakan gagasan tahun lalu dan diajukan pada tahun lalu.

Baca juga: Aksi Sasuke di Balik Kisah Tragis Manga Boruto Chapter 51, Link Baca di Sini

Baca juga: Promo J.CO Bulan Oktober 2020 Sedia 6 lusin J.Pops Seharga 127K*, JCO Drip Rp.12.000-60.000

Baca juga: Masnah Lantik 18 Pejabat Eselon Dua, Beberapa Kepala OPD di Muarojambi Masih Ada Yang Kosong

"Alhamdulillah tahun ini anggaran DAK tersebut cair dan sudah kita mulai pengerjaannya, ditargetkan rampung tahun ini," ujar Dedy.

Kata  Dedy, besaran anggaran pembangunan kawasan jogging track tersebut tidak main main mencapai Rp 3 Miliar lebih. Dengan panjang track lebih kurang mencapai 1 km.

Jogging track sepanjang 1 km dibangun di komplek taman perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan anggaran DAK 2020.
Jogging track sepanjang 1 km dibangun di komplek taman perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan anggaran DAK 2020. (tribunjambi/abdullah usman)

"Selain jogging track juga disediakan kawasan disabilitas, pergola (spot foto), yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar," ujarnya.

Harapannya kedepan dari sektor tersebut, dapat menghasilkan PAD tentunya berkolaborasi dengan instansi terkait.

Sebut saja perindag, bisa jadi kedepannya dibangun kedai kedai diseputaran taman atau trek tadi dengan sistem sewa. 

"Tapi, tentunya masih banyak yang harus dilengkapi dan persiapkan. Namun, target kita pengerjaan jogging trek dapat rampung tahun ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved