Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa dan Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Istana Negara, Jokowi Berkantor di Istana Bogor

Sejumlah elemen buruh dan mahasiswa kembali melanjutkan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja,

BPMI Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah elemen buruh dan mahasiswa kembali melanjutkan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, Selasa (20/10/2020) di sekitar Istana Negara, Jakarta. 

Sementara, Presiden Joko Widodo berkantor di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020) hari ini.

Demonstrasi kali ini bertepatan dengan momen satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ribuan buruh dan mahasiswa diklaim bakal turun ke jalan mendesak Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk membatalkan UU Cipta Kerja.

Baca juga: Bangga, Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Menjadi Nama Jalan di Abu Dhabi

Baca juga: VIDEO Viral Dua orang berbaju APD Lengkap Antarkan Pengantin dengan Ambulans

Baca juga: Harga HP Realme Oktober 2020 di Jambi - Bocoran Realme 7 Pro, Realme C11 Rp 1 Jutaan, Realme X3

Namun, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menegaskan, Jokowi berkantor di Istana Bogor bukan untuk menghindari demonstran.

Kepala Negara memilih berkantor di Bogor hari ini karena akan menyambut Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide dan istrinya Suga Mariko.

"Kan nanti mau menyambut tamu kepala negara juga, jadi di Bogor," kata Heru kepada Kompas.com, Selasa siang.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020.
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020. (Tribunnews/Jeprima)

Agenda menyambut PM Jepang itu dijadwalkan berlangsung pukul 15.45 WIB. Sementara itu, pagi tadi Jokowi memimpin rapat terbatas secara virtual terkait persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Mei dan Juni 2021 mendatang.

Sebelumnya, Jokowi juga tak ada di Istana Negara ketika demo tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Saat itu Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah untuk melihat lumbung pangan yang sudah diagendakan sebelumnya. Jokowi baru bicara keesokan harinya.

Baca juga: Pemilik 3 Zodiak Diprediksi Beruntung Pekan 19-25 Oktober 2020 - Virgo Jatuh Cinta pada Diri Sendiri

Baca juga: Siapa Sebenarnya Neng Cantik PNS Muaro Jambi yang Cerewet Namun Pengertian ke Bawahan

Baca juga: Rocky Gerung Blak-blakan Ungkap Alasanya Terus Kritik Jokowi, Singgung Gerombolan Penjilat

Kepala Negara menyebut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja disebabkan oleh hoaks dan disinformasi.

Ia juga meminta pihak yang keberatan dengan UU itu menggugat ke Mahkamah Konstitusi.

Pada demo mahasiswa BEM SI Jumat (16/10/2020) pekan lalu, Jokowi juga tak ada di Istana Negara dan memilih berkantor di Istana Bogor.

Jokowi hanya mengutus salah satu staf khusus milenial Aminuddin Ma'ruf untuk menemui demonstran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Demo di Jakarta, Agenda Jokowi Jamu PM Jepang di Istana Bogor", 

Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved