Penanganan Covid

Apakah Handsanitizer Efektif Basmi Virus Corona? Simak Faktanya

Apakah handsanitizer benar-benar efektif basmi virus corona? Bahan aktif dalam handsanitizer adalah etil alkohol atau alkohol isopropil.

Editor: Nurlailis
shutterstock
Ilustrasi- Apakah handsanitizer benar-benar efektif basmi virus corona? 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak pandemi Covid-19, setiap orang memiliki handsanitizer dalam tasnya untuk digunakan sebagai pembasmi virus dan kuman.

Bahkan, handsanitizer sempat menjadi barang langka karena banyaknya peminat.

Selain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, handsanitizer bisa menjadi alternatif untuk membersihkan tangan agar meminimalisir penularan virus.

Baca juga: Selain Valentino Rossi, Berikut Atlet Top Dunia yang Terpapar Virus Covid-19

Baca juga: Wuhan Kini Kebanjiran Belasan Juta Turis, Setelah Jadi Pusat Penyebaran Virus Corona

Penggunaannya pun dinilai lebih praktis dan tak merepotkan.

Akan tetapi, apakah handsanitizer benar-benar efektif basmi virus corona?

Bahan aktif dalam handsanitizer adalah etil alkohol atau alkohol isopropil.

Bahan-bahan ini membunuh bakteri dan virus - termasuk virus corona - dengan melarutkan lapisan proteinnya.

Meski handsanitizer yang kita gunakan telah mengandung bahan tersebut, kita juga harus memeriksa kadarnya.

Pilihlah handsanitizer dengan kandungan etil minimal 60 persen atau isopropil alkohol sebesar 70 persen.

Di bawah itu, maka handsanitizer yang kita pakai tak bisa efektif basmi virus corona.

Ilustrasi. Bikin sendiri hand sanitizer di rumah dengan bahan sederhana
Ilustrasi. Bikin sendiri hand sanitizer di rumah dengan bahan sederhana (megapixl.com)

Kita juga harus memerhatikan periode kedaluwarsa handsanitizer yang kita gunakan.

Pasalnya, bahan aktif dalam handsanitizer yang kedaluwarsasudah tak efektif lagi untuk membasmi semua jenis virus dan bakteri.

Selain itu, penyimpanan handsanitizer juga perlu kita gunakan.

Pastikan botol atau wadah handsanitizer tertutup rapat agar bahan aktif di dalamnya tidak menguap.

Bahan aktif handsanitizer yang menguap akan membuat prosentasenya menurun sehingga tak lagi efektif basmi patogen penyebab penyakit.

Baca juga: Setelah Dinyatakan Positif Virus Corona Covid-19, Begini Kabar Terbaru Cristiano Ronaldo Sekarang

Tidak semua patogen mati karena handsanitizer

Handsanitizer tidak seratus persen membunuh virus dan bakteri penyebab penyakit.

Menurut laporan Cleveland Clinic, beberapa jenis patogen jahat, seperti Clostridioides difficile (C. diff) dan norovirus, tidak bisa mati dengan handsanitizer.

“Jika Anda berada di sekitar seseorang yang muntah atau diare, selalu gunakan sabun dan air dan scrub setidaknya selama 20 detik,” kata Carla McWilliams, spesialis penyakit menular.

Ilustrasi pakai hand sanitizer
Ilustrasi pakai hand sanitizer (shutterstock)

Bagaimanapun juga, mencuci tagan dengan sabun dan air mengalir adalah cara paling efektif untuk membunuh virus dan kuman.

Itu sebabnya, kita hanya perlu menggunakan handsanitizer saat benar-benar tak ada akses sabun dan air mengalir.

Kita perlu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat tangan benar-benar terlihat kotor, seperti terdapat minyak atau debu.

Usai menggunakan kamar mandi atau mengganti popok kita juga perlu mencuci tangan. Selain itu, sebelum dan sesudah makan kita juga tak boleh lupa mencuci tangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Selamanya Handsanitizer Ampuh Basmi Virus dan Kuman"

Baca juga: Naysila Mirdad dan Roestiandi Tsamanov Dikabarkan akan Segera Menikah, Tapi Undangan Datang Sendiri?

Baca juga: Terkenal Tajir Melintir, Ini Daftar Asal Kekayaan Indra Priawan, Suami Nikita Willy, Tak Hanya Taksi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved