Pilkada Bungo
SZ dan Erick Ajak Masyarakat Hindari Politik Hoaks, SARA dan Ujaran Kebencian
Politik hoaks, SARA dan ujaran kebencian memang bukan barang tabu di masa Pilkada seperti saat ini.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rahimin
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Politik hoaks, SARA dan ujaran kebencian memang bukan barang tabu di masa Pilkada seperti saat ini. Termasuk di Pilkada Bungo.
Menanggapi hal ini, Calon Bupati Bungo H. Sudirman Zaini (SZ) mengajak timses dan masyarakat untuk sama-sama mengedepankan politik santun dan damai.
"Pilkada tahun 2020 ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena hoaks hingga ujaran kebencian dan fitnah sudah bertebaran di media sosial (medsos) saat ini," katanya.
Dari situ, lanjut SZ, keributan bisa juga terjadi dan bukan tidak mungkin bisa sampai hingga ke dunia nyata.
Baca juga: Sah, DPT Untuk Pilkada Batanghari 195.155 Orang, Untuk Penyandang Disabilitas 422 Pemilih
Baca juga: Tips Agar Menstruasi Teratur Meskipun Mengkonsumsi Pil KB
Baca juga: Cara Membuat Pembersih Wajah Alami - Bahan Alami Minyak Kelapa, Lemon dan Madu, Perhatikan Caranya!
Tidak hanya sebatas keributan singkat, efek politik hoaks dan politik kotor akan dapat memutus tali silaturahmi antar sesama masyarakat bungo.
"Saat ini sudah mulai adanya tim kandidat lain yang bermain politik kotor dengan menggunakan akun bodong (palsu). Namun, selaku kontestan tentu saya wajib menghimbau kepada tim, simpatisan dan masyarakat untuk mencegah hal seperti ini berkepanjangan," tegas SZ Cabup nomor urut 01 ini.

"Kepada tim dan simpatisan SZ-Erick jangan mudah terpancing dengan politik kotor, biarkan masyarakat yang menilai niat baik kami untuk membenah bungo lebih baik kedepan. Kita harus tetap mengedepankan politik santun," ujar cabup yang berpasangan dengan Dr Erick ini.
Dalam kesempatan ini, SZ kembali berpesan kepada timses dan simpatisan SZ-Erick agar selalu kompak dan tetap berSATU.
Baca juga: UPDATE Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Istana Merdeka Hari Ini, Polisi Kerahkan 8000 Personel Gabungan
Baca juga: Obat Sakit Diare - Selain Obat dari Apotek, Juga Bisa dengan Konsumsi Sup atau Makan Biskuit
Baca juga: Download Lagu Kulepas Dengan Ikhlas- Lesti Kejora, Lengkap dengan Lirik dan Video Klip
Selain itu, karena Pilbup terjadi di masa pandemi, SZ juga mengingatkan agar tetap mengindahkan protokol kesehatan sesuai dengan intruksi Presiden RI.
"Hindari yang dapat membuat keramaian, selalu pakai masker, jangan lupa sesering mungkin cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir sesudah dan sebelum bertemu masyarakat," ujarnya.
"Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Bungo," pungkas SZ.