Breaking News:

Berita Tebo

Kasus Pelecehan Merebak, Orangtua Ramai-ramai Jemput Santri Ponpes di Tebo, Korban Berjumlah 6 Orang

Tidak ada aktifitas di Pondok Pesantren di Kabupaten Tebo pascaditangkapnya oknum pimpinan karena melakukan tindakan asusila kepada santriwatinya.

tribunjambi/darwin sijabat
KH, oknum pengurus Ponpes di Tebo diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Tebo karena diduga melakukan pelecehan terhadap lima santriwati pada Rabu (14/10/2020) lalu. 

Diberitakan sebelumnya, dari hasil pengembangan dari cerita pelapor pertama atas dugaan itu ditemukan korban sebanyak lima orang santriwati.

Kelima santriwati itu yakni SM(13), AS (14), CAR (15), EG (16) dan NR (15) yang merupakan warga Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Trilaksono melalui Kasat Reskrim, IPTU Mahara Tua Siregar kepada awak media membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Dia menyampaikan pelaku diamankan oleh unit PPA Sat Reskrim Polres Tebo berdasarkan laporan polisi Nomor: LP / B – 56/ X / 2020 / Jambi /Res Tebo/ SPKT tanggal 13 Oktober 2020.

Pria itu diamankan pada Rabu (14/10/20) pukul 11.30 WIB.

“Ya, kita mengamankan seorang pelaku diduga pelecehan seksual yang merupakan pimpinan ponpes," ungkap Kasat.

Dijelaskannya, dugaan pelecehan itu terungkap berawal dari salah satu korban menceritakan kebejatan pimpinan Ponpes tersebut kepada kakaknya.

Saat itu korban disuruh pulang lantaran orang tuanya menunggak pembayaran SPP.

Disaat itulah aib ini terbongkar dan dilaporkan kepada polisi.

"SM diminta pulang kerumah untuk menyampaikan uang SPP yang menunggak kepada orangtua."

Halaman
1234
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved