Breaking News:

Berita Tebo

Kasus Pelecehan Merebak, Orangtua Ramai-ramai Jemput Santri Ponpes di Tebo, Korban Berjumlah 6 Orang

Tidak ada aktifitas di Pondok Pesantren di Kabupaten Tebo pascaditangkapnya oknum pimpinan karena melakukan tindakan asusila kepada santriwatinya.

tribunjambi/darwin sijabat
KH, oknum pengurus Ponpes di Tebo diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Tebo karena diduga melakukan pelecehan terhadap lima santriwati pada Rabu (14/10/2020) lalu. 

Keluarga Tarik Santriwan dan Santriwati

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Keluarga tarik santriwan dan santriwati dari pondok pesantren di Kabupaten Tebo.

Itu akibat ulah oknum pimpinan yang diduga melakukan pelecehan terhadap enam siswinya.

Tidak ada aktifitas di Pondok Pesantren di Kabupaten Tebo pascaditangkapnya oknum pimpinan karena melakukan tindakan asusila kepada santriwatinya.

Bahkan seluruh pintu Ponpes itu tertutup rapat.

Berdasarkan informasi yang beredar, para orang tua santriwati menjemput anak mereka pulang dari ponpes tersebut.

Bukan hanya santriwati, orang tua santriwan juga turut menjemput anaknya.

Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Trilaksono mengungkapkan ada enam korban dari perbuatan tidak pantas KH tersebut.

Namun hingga saat ini yang melapor ke pihak kepolisian hanya lima orang.

Lanjut AKBP Gunawan, tersangka disangkakan dengan undang-undang perlindungan anak nomor 17 tahun 2016.

Halaman
1234
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved