Breaking News:

Berita Tanjab Barat

Kondisi La NIna, Nelayan di Tanjabbar Diminta Waspada Saat Melaut

Kepala BPBD Tanjabbar, Zulfikri, Kamis (15/10/2020) menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

Tribunjambi/Samsul Bahri
Suasana pantai nelayan di Tanjabbar. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Nelayan di Tanjabbar diminta untuk waspada ketika melaut.

Hal ini dengan kondisi la nina yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40 persen di atas normal.

Kepala BPBD Tanjabbar, Zulfikri, Kamis (15/10/2020) menyebutkan bahwa sifat hujan yang terjadi saat ini dalam kondisi normal hingga di atas normal.

"Waspadai terjadinya cuaca ekstrim pada puncak musim penghujan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),"ujarnya.

Baca juga: 5.527 Jargas Rumah Tangga di Sarolangun Dalam Waktu Dekat Bisa Digunakan, Pemda Lagi Uji Coba

Baca juga: Bahan Alami Kontrol Gula Darah dan Cegah Komplikasi Diabetes - Belimbing Wuluh, Kayu Manis, Ciplukan

Baca juga: Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina Kala Ada Wanita Dekati Raffi Ahmad, Tidak Akan Melabrak Tapi Bakal

Kata Zulfikri awal musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi secara umum terjadi pada Oktober 2020. Puncaknya diperkirakan terjadi pada November 2020.

Tidak hanya itu kondisi ini juga menyebabkan terjadinya genangan air, longsor pada daerah yang rawan longsor dan daerah potensi banjir.

"Jadi untuk nelayan ini sebagai bahan awal untuk nelayan yang melaut untuk tetap waspada,"tambahnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved