Breaking News:

PNS Corner

PNS Kerinci - Sosok Toni Evaidi Ketua Pemuda 5 Desa, Aktif Gelar Kegiatan Positif Kemasyarakatan

ulus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) pada 2010, tak membuat Toni Evaidi lupa untuk mengabdikan diri

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/herupitra
PNS Kerinci - Lulus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) pada 2010, tak membuat Toni Evaidi lupa untuk mengabdikan diri bagi masyarakat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Lulus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) pada 2010, tak membuat Toni Evaidi lupa untuk mengabdikan diri bagi masyarakat ( PNS Kerinci ).

"Bahagia Itu Sederhana, Bermanfaatlah Bagi Orang Lain," ungkap pria yang biasa disapa mamuk, Kamis (8/10) ( PNS Jambi ).

Diungkapkannya, di samping melaksanakan tugas-tugas kedinasan selaku ASN, dirinya juga memilih jalan pengabdian sosial kemasyarakatan sebagai ketua pemuda empat desa Koto Majidin Kecamatan Air Hangat Kabupaten Kerinci, di bawah bendera ikatan pemuda pelajar Koto Majidin (IPPKM) ( PNS ganteng ).

Bersama para pemuda yang tergabung di IPPKM, mereka aktif menggelar beragam kegiatan positif ( PNS cantik ).

Tidak hanya sebatas even-even olahraga dan kesenian, namun juga kegiatan yang membantu masyarakat di empat desa Koto Majidin lainnya ( PNS Corner ).

"Di antaranya, membantu masyarakat 4 desa Koto Majidin mendapatkan buku nikah melalui kegiatan sidang isbat massal, bekerjasama dengan pengadilan Agama Sungai penuh, Kamenag Kabupaten Kerinci dan pemerintah desa 4 desa Koto Majidin," sebut pria yang pernah 6 tahun berkiprah sebagai wartawan ini.

Sidang isbat tersebut saat itu ceritanya, diikuti 68 pasangan suami istri dan tercatat sebagai sidang isbat dengan peserta terbanyak di Kabupaten Kerinci.

Namun bukan itu saja, yang membuat dirinya cukup berkesan adalah ketika bersama-sama pemuda 4 desa Koto Majidin berjuang mengumpulkan dana untuk membali ambulance bagi masyarakat 4 desanya itu.

Di mana dana mereka kumpulkan sedikit demi sedikit dari sumbangan masyarakat.

"Setelah 3 tahun berjuang mengumpulkan dana, akhirnya ambulans bisa terbeli dan hingga saat ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved