Positif Corona Jambi Tambah

BREAKING NEWS Meski Masih Diisolasi, Fasha Bakal Hadirkan Tes PCR Mandiri Tangani Lonjakan Covid-19

Hadirkan Tes PCR Mandiri Kota Jambi merupakan bentuk optimalkan daya juang penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jambi.

ISTIMEWA
Wali Kota Jambi Syarif Fasha 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan informasi dari Humas Pemkot Jambi bahwa Syarif Fasha sebagai Wali Kota Jambi melakukan langkah cepat untuk menangani Covid-19.

Hadirkan tes PCR mandiri di Kota Jambi merupakan bentuk optimalkan daya juang penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jambi.

Walaupun dalam kondisi masih menjalani isolasi dan proses pemulihan kesehatan pasca terpapar Covid-19, Wali Kota Jambi Syarif Fasha rupanya tetap "bekerja" sebagai komandan dalam penanganan Covid-19 di Kota Jambi.

Melalui pesan Humas Pemkot Jambi juga disampaikan, Wali Kota Jambi dua periode itu sepertinya terus mengikuti trend perkembangan Covid-19.

UU Cipta Kerja Disahkan, Cucu Presiden Habibie Ini Sindir Anggota DPR Sebagai Pengkhianat Rakyat

Ade Fitrie Kirana Sebut Tak Akan Mengikuti UU Cipta Kerja : Saya Menggunakan Hati Nurani

7 Lowongan Kerja Jambi Terbaru untuk Lulusan SMA Hingga S1, Cek Posisi dan Persyaratan Lengkapnya

Perkembangan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jambi meningkat tajam dalam kurun waktu tiga pekan terakhir.

Melalui pernyataan tertulisnya yang dikirimkan kepada awak media, Wali Kota Jambi itu mengaku sangat prihatin terhadap melonjaknya angka kasus terkonfirmasi yang cenderung naik dari hari ke hari di Kota Jambi.

Terlebih kenaikan angka kasus tersebut, tidak diikuti dengan kemampuan tracking dan tracing kasus yang signifikan, akibat terbatasnya kemampuan uji swab yang ada saat ini di Provinsi Jambi.

"Kenaikan angka kasus yang tidak diikuti dengan meningkatnya kemampuan uji swab untuk mendeteksi dan menelusuri penularan virus, cukup menganggu pikiran saya selama menjalani pemulihan di rumah sakit," ujarnya, Kamis (8/10/2020).

"Saya sudah sampaikan ke Pak Wawako dan langsung instruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi untuk segera mengadakan alat tes PCR mandiri di Kota Jambi dan segera membentuk tambahan Tim Surveillance untuk pengambilan sample swab dan upaya tracking kasus," isi pesan yang disampaikan Fasha.

Ia menambahkan, kemampuan uji swab memang belum bisa maksimal karena saat ini di Provinsi Jambi masih mengandalkan BPOM sebagai penguji utama sampel pasien, dan hasil tracing kasus Covid-19.

"Pemkot tidak mungkin hanya mengandalkan mesin PCR milik BPOM saja. Mereka cukup kerepotan melayani banyaknya sampel yang masuk dari seluruh kota/kabupaten di Provinsi Jambi. Kita juga harus berinisiatif untuk membackup BPOM," jelasnya.

"Saat ini Dinas Kesehatan sudah melatih 18 orang Tim Surveillance, yang terdiri dari 3 orang dokter dan sejumlah petugas medis lainnya dan masih akan ditambah 10 orang lagi termasuk dokternya. Untuk alat PCR sudah dalam proses pemesanan melalui E-CATALOG. Seluruh pengujian akan dipusat kan di LABKESDA Kota Jambi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved