Profil Ari Askhara Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia yang Terjerat Kasus Harley Davidson
Profil dan biodata Ari Askhara kembali jadi sorotan setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka sejak awal September 2020.
Tak tanggung-tanggung, Erick langsung mencopot Ari dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia saat itu juga.
“Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," ujar dia ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019) silam.
Hal itu dilakukan Erick bukan tanpa alasan.
Ari dicopot dari jabatannya karena disebut telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran tahun 1972 serta dua sepeda Brompton.
Akibat perbuatan itu, negara berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar.
Bahkan, kata Erick, proses penyelundupan itu melibatkan banyak pihak di tubuh Garuda Indonesia.
“Ini sungguh menyedihkan, ini proses secara menyeluruh dalam sebuah BUMN, bukan individu, tapi menyeluruh. Ini yang tentu pasti Ibu (Sri Mulyani) pasti sangat sedih, saya sangat sedih," ujar dia.
Erick memaparkan, dalam proses penyelundupan tersebut, awalnya Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Ashkara (AA) telah melakukan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik tahun 1972 sejak tahun 2018.
Selain itu, yang bersangkutan juga telah melakukan transfer dana ke rekening pribadi Finance Manager Garuda Indonesia berinisial IJ (Iwan Joeniarto) di Amsterdam.(*)
• Bacaan Doa Qunut Untuk Dibaca saat Salat Subuh, Lengkap Dengan Keutamaan Mengamalkannya
• Peringatan Dini BMKG Selasa 6 Oktober 2020, Waspadai Cuaca Esktrem Termasuk 7 Kabupaten di Jambi
• Sinopsis Sinetron Ku Tlah Jatuh Cinta yang Diperankan Zumi Zola, Irwansyah dan Agnez Monica
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Profil dan Biodata Ari Askhara Eks Dirut Garuda yang Jadi Tersangka Penyelundupan Harley Davidson