Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Cara Investasi Emas Secara Digital, Empat Hal Ini Harus Anda Ketahui

Berinvestasi di instrumen lindung nilai seperti emas, diyakini mampu mengurangi risiko kerugian investor di masa depan.

Editor: Duanto AS
Tribunnews/Dewi Agustina
Ilustrasi emas antam 

TRIBUNJAMBI.COM - Anda sedang mencari cara investasi emas secara digital.

Berinvestasi di instrumen lindung nilai seperti emas, diyakini mampu mengurangi risiko kerugian investor di masa depan.

Bahkan, pilihan investasi emas digital dianggap lebih fleksibel dan mengurangi risiko kehilangan emas fisik.

"Dengan menyimpan emas digital di Treasury, artinya menghilangkan risiko menyimpan emas secara fisik atau batangan. Apalagi menyimpan emas digital bebas dari biaya simpan, harga beli dan jual transparan, serta transaksi terjamin dan tercatat di lembaga kriling," kata Bisnis Analis Treasury Fahlevi Dzulfikar kepada Kontan.co.i, Senin (24/8).

Mesipun begitu, Fahlevi juga mengakui di jangka pendek, harga emas berpotensi turun. Sedangkan di jangka panjang, tren harga berpotensi besar untuk naik lebih tinggi.

Harga Emas Antam Naik Lagi, Jadi Rp1.017.000 per gram Hari Ini

Berminat Investasi Emas, Ini Daftar Harga Emas Hari Ini Selasa 6 Oktober 2020

Berdasarkan data Treasury per 21 Agustus 2020, kenaikan harga emas di platform tersebut sudah naik 32,8% jika dibandingkan tahun lalu.

Bahkan sudah naik 64,7% jika dibandingkan dengan harga 3 tahun lalu, bahkan meroket 76,3% dibandingkan level harga emas 5 tahun lalu.

Selanjutnya, agar bisa melihat potensi kenaikan harga emas dengan lebih menyeluruh, investor dianjurkan untuk memperhatikan empat hal, di antaranya:

Pertama, permintaan dan penawaran emas memiliki keterbatasan produksi.

Di sisi lain, permintaan emas cenderung meningkat dari tahun ke tahun, sehingga tren harga emas diyakini akan selalu meningkat.

Kedua, ketidakpastian ekonomi dan isu global, di mana emas adalah aset yang safe haven atau aset yang dapat melindungi nilai uang di tengah situasi ekonomi atau global yang tidak pasti.

Ketiga, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Mata uang pembayaran untuk emas dunia adalah menggunakan dollar AS, sehingga apabila harga mata uang greenback semakin mahal terhadap rupiah, maka harga emas di Tanah Air akan semakin mahal.

Keempat, tren suku bunga acuan suatu negara.

Apabila suku bunga bank diturunkan, maka menyimpan uang di bank menjadi tidak menarik karena return-nya kecil.

Sehingga, investor akan menaruh uangnya ke aset safe haven atau aset yang dapat melindungi nilai uangnya seperti emas.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved