Heboh Beredar Video Kondisi Terkini Donald Trump Positif Covid-19, Suara Sesak hingga Wajah Pucat
Presiden AS itu mengatakan ia merasa tidak enak badan ketika dibawa ke pusat medis Walter Reed pada hari Jumat setelah dites positif Covid-19.
TRIBUNJAMBI.COM - Baru-baru ini beredar video kondisi Donald Trump usai terinfeksi Covid-19, suara Presiden Amerika Serikat terdengar serak.
Seperti diketahui, kabar Donald Trump dan istrinya terinfeksi Covid-19 mendadak menghebohkan publik.
Tak hanya Donald Trump, sejumlah pejabatnya juga ikut terinfeksi Covid-19.
Lalu bagaimana kondisi Donald Trump kini setelah dinyatakan positif terpapar virus corona?
Donald Trump mengatakan ia yakin "akan segera kembali" dalam sebuah video yang dibagikan ke Twitter pada Sabtu malam atau Minggu (4/10/2020) pagi waktu Indonesia.
Presiden AS itu mengatakan ia merasa tidak enak badan ketika dibawa ke pusat medis Walter Reed pada hari Jumat setelah dites positif Covid-19.
• 21 Anggota TNI AD di Flores Timur Positif Covid-19, Banyak Dari Klaster Pelaku Perjalanan
• Ekspresi Wajah Ayu Dewi Berubah Usai Dengar Nama Zumi Zola, Sentil Luna Maya: Nggak Usah Disebutin!
• Kronologi Suami Bunuh Istri dan Anak, Sempat Tenggelamkan Speedboat Untuk Hilangkan Barang Bukti
Namun kini ia mengatakan mulai merasa baik.
"Kami bekerja keras agar saya cepat kembali," ucapnya dalam video.
Dalam video berdurasi empat menit itu, seperti yang dilansir The Guardian, Trump terdengar berbicara dengan suara serak dan sedikit samar.
Ia juga sedikit lebih pucat dari biasanya.
Meski begitu, Trump dengan semangat yang baik mengucapkan terima kasihnya kepada staf rumah sakit serta atas doa yang ia terima dari para pemimpin dunia dan rakyat Amerika.
Trump menekankan bahwa dia diberi pilihan alternatif untuk tetap tinggal di Gedung Putih.
Tetapi ia memilih untuk masuk fasilitas Maryland atas kemauannya sendiri.
"Saya tidak bisa dikurung di kamar di lantai atas dan benar-benar aman dan hanya berkata: 'Hei, apapun yang terjadi'," katanya.
"Saya tidak bisa melakukan itu. Kita harus menghadapi masalah. Sebagai seorang pemimpin, saya harus menghadapi masalah. Tidak pernah ada pemimpin hebat yang akan melakukan itu."