Harga Sawit di Muaro Jambi Juga Turun

Arief, pemilik dan pengelola kebun sawit di Muaro Jambi mengatakan, Saat ini kondisi buah sawitnya sedang banyak.

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Vira
Tengkulak sawit di Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga sawit di Muaro Jambi turun, namun masih stabil. Saat ini harga sawit ke petani Rp 1.400 - Rp 1.450.

Arief, pemilik dan pengelola kebun sawit di Kabupaten Muaro Jambi mengatakan, Saat ini kondisi buah sawitnya sedang banyak.

“Saat cuaca panas-hujan seperti sekarang ini, malah bagus untuk sawit, buahnya jadi banyak,” ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (4/10/2020).

Arif mengatakan saat buah sawit sedang banyak harga sawit malah turun. Harga sawit beberapa waktu lalu Rp 1.500-Rp 1.550.

Kasus Baju Linmas Terus Bergulir, Kejari Merangin Bakal Berikan Kejutan Oktober Ini

Tak Ada Program Khusus Berantas PETI, Peserta Pilkada Jambi Disoroti

Pejabat Eselon di Dinas ESDM Provinsi Jambi Terpapar Covid-19

“Walau harga sawit turun sedikit tapi juga lumayan untuk pengasilannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, panen buah sawit kalau sedang normal bisa satu hektare mencapai satu ton.

Saat masa trek atau cuaca panas terus, panen buah sawit dalam satu hektar hanya mendapat 200-400 kilogram.

“Saat masa trek bisa empat sampai lima bulan, itu kami kesulitan karena tandannya tidak tumbuh atau buahnya hanya sedikit,” ujarnya.

Masa hidup pohon sawit rata-rata sekitar 25 - 30 tahun. Masa tanam pohon sawit mulai berbuah setelah lima sampai tujuh tahun.

“Untuk buah muda atau baru empat tahun langsung panen harganya lebih murah. Karena ukurannya masih kecil, kandungan minyak masih sedikit, tandannya masih banyak kembang kosong. Kalau yang matang, umur tujuh tahun ukurannya besar, padat dan kandungan minyaknya lebih bagus, mangkanya harganya tinggi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved