Update Corona di Jambi

Ruang Isolasi Penuh, Pemda Wacanakan Hotel di Kuala Tungkal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Hingga Rabu (30/9/2020) siang tercatat ada 71 kasus pasien terkonfirmasi di kasus positif Covid-19 asal Tanjabbar.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Samsul Bahri
RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Tanjabbar. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Satgas Covid-19 Tanjabbar terus melakukan berbagai langkah untuk penanganan.

Terlebih lagi saat ini angka peningkatan kasus Covid-19 semakin meningkat.

Peningkatan kasus ini membuat tempat perawatan bagi pasien semakin berkurang.

Hingga Rabu (30/9/2020) siang tercatat ada 71 kasus pasien terkonfirmasi di kasus positif Covid-19 asal Tanjabbar.

Buntuti Jaksa, Nora Minta Waktu Berduaan, Bisa Bermesraan dengan Jerinx di Mobil Tahanan

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Ahmad Ripin Kurang, Kini Tersisa Tiga Tempat Tidur

VIDEO Heboh Aksi Vandalisme di Mushala Tangerang, Dinding Dicoret, Al Quran Disobek

Adapun jumlah pasien yang dirawat sebanyak 42 orang yang dalam perawatan.

Sementara itu, ruang isolasi di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal saat ini penuh.

Tidak hanya itu ruang eks Puskesmas II Kuala Tungkal pun juga sudah penuh.

Saat ini hanya ada ruang isolasi untuk pasien di RS Suryah Khairudin, Merlung.

"RS Daud Arif penuh, eks Puskesmas II untuk pasien isolasi dengan gejala ringan juga penuh. Sekarang tinggal RS Suryah Khairudin ini tinggal sekitar 25an ruang lagi," ujar Andi Padda, Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar.

Untuk diketahui bahwa saat ini yang terbanyak adalah pasien positif tanpa gejala atau hanya bergejala ringan.

Pasien yang terkonfirmasi seperti itu dari Satgas Covid-19 ditempatkan di eks Puskesmas II dan RS Suryah Khairudin.

Kekurangan tempat isolasi ini membuat Satgas Covid-19 berencana akan menyiapkan satu hotel yang ada di Kota Kuala Tungkal.

Namun, saat dikonfirmasi lebih lanjut, Sekda Tanjabbar menyebutkan bahwa hal tersebut belum di bahas.

"Soal itu masih belum di bahas, tapi bisa saja itu (hotel) bila memang mendesak," ucap Sekda.

Lebih lanjut diterangkan oleh Sekda bahwa saat ini yang lagi direncanakan adalah persiapan untuk menggunakan gedung BLK milik Pemkab Tanjabbar untuk digunakan sebagai tempat isolasi bagi pasien positif Covid-19 Tanjabbar.

"Wacananya demikian (persiapkan BLK baru wacana Hotel) nanti akan dibahas detailnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved