Warga Selampaung Ketakutan Harimau Berkeliaran di Kebun, BKSDA Turun Bawa Perangkap
Warga Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci ketakutan harimau berkeliaran di perkebunan warga.
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Warga Selampaung Ketakutan Harimau Berkeliaran di Kebun, BKSDA Turun Bawa Perangkap
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci ketakutan harimau berkeliaran di perkebunan warga.
Hal itu membuat warga menjadi takut beraktivitas di ladang atau di luar rumah.
"Ya, beberapa hari ini warga Selampaung, yang memiliki ladang di Renah Taraleh atau Rantak Besi, resah dengan muncul harimau di perkembunan warga," ungkap Fitra salah seorang warga Selampaung.
Dia minta kepada petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Kerinci dan KPHP untuk turun ke lokasi menghalau harimau ke dalam hutan.
"Kita minta petugas TNKS dan KPHP Kerinci turun menghalau harimau tersebut kembali kedalam hutan," sebutnya.
• Bawa Misi Kembangkan Wisata Jambi, Al Haris Datang ke Candi Muaro Jambi Lihat Dampak Pandemi
• 2 Pegawai Positif Covid-19, Kepala Diskominfo Tanjab Barat Minta Semua Pegawai Kerja dari Rumah
• BREAKING NEWS Hasil Swab Warga Merangin yang Meninggal Positif Covid-19, Warga Diminta Tak Panik
Sementara itu, Kepala KPHP Kerinci, Neneng Susanti mengatakan, pihaknya bersama dengan
tim Kaminkoh Kerinci, BKSDA, TNKS sudah turun ke lokasi serta memasang perangkap.
"Sudah turun tim, selain itu kita juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat," singkatnya.
Sedangkan, Kasi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Wilayah I Kerinci, Nurhamidi
mengatakan pihaknya sudah beberapa minggu melakukan pantauan bersama KPHP dan BKSDA.
"Hari ini juga tim akan turun ke TKP," singkatnya.(*)