Harga Karet di Provinsi Jambi Relatif Normal, Rp 7.000-Rp8.000 per Kilogram

Saat ini mencapai Rp 7.000 hingga Rp 8.000 perkilogramnya. Ini disebabkan karena ekspor karet sudah mulai normal.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski di tengah pandemi Covid-19, harga karet di tingkat petani masih relatif normal.

Saat ini mencapai Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogramnya. Ini disebabkan karena ekspor karet sudah mulai normal.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal mengatakan, sampai saat ini belum ada perubahan untuk harga karet petani.

"Harga karet masih seperti kemarin, belum ada perubahan," kata dia, Minggu (28/9/2020).

Dukungan Mengalir, 36 Tokoh di Bungo Ajak Masyarakat Pilih SZ-Erick

VIDEO Modal Awal Hanya Rp 50 Ribu, Pemuda Ini Kini Raup Puluhan Juta dari Ternak Ikan Cupang

Syafril Nursal Ingin Pembangunan di Provinsi Jambi Merata

Kata dia, semula harga karet di Provinsi Jambi sempat mengalami penurunan harga, yakni sebesar Rp 5.000 dan Rp 6.000 perkilogram.

Namun, untuk di negara Eropa dan asia, perlahan mereka sudah membuka keran impor, sehingga membuat harga karet bertahan.

"Karet kita ini diekspor ke dua negara, Jepang dan China. Kebetulan di sana tak lagi lockdown," tambahnya.

Meningkatkannya wabah Covid-19 di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi, Agus khawatir akan mempengaruhi keran ekspor ke luar negeri.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved