Breaking News:

Berita Kerinci

Dampak Covid-19, Target Pengukuran Prona di Kerinci Diturunkan

Berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kerinci, pendaftaran sertifikat sistematis tersebar di 12 lokasi di Kabupaten Kerinci.

tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Target Pengukuran sertifikat tanah sistematis (Prona) di Kabupaten Kerinci, tahun 2020 ini diturunkan dari target sebelumnya.

Hal ini disebabkan dampak dari wabah Covid-19 yang terus meningkat di Jambi dan di Kerinci khususnya.

Berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kerinci, pendaftaran sertifikat sistematis tersebar di 12 lokasi di Kabupaten Kerinci.

Kepala sub Bagian Tata Usaha BPN Kerinci, Putra membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, sebelumnya target pengukuran tanah dari 9.000 bidang. Namun, tahun 2020 menjadi 6.800 bidang.

VIDEO AC Milan Dapat Amunisi Baru Jelang Lawan Crotone, Kembalinya sang Deputi Ibrahimovic

Harga Tanaman Janda Bolong Ini Sampai Rp 100 Juta, Penjual Ungkap Alasan Harga Makin Mahal

Bertambah 21 Kasus, Ruang Isolasi Pasien OTG Covid-19 Provinsi Jambi Penuh

"Ya, Penurunan taget pengukuran sertifikat tanah ini merupakan dampak dari wabah Covid-19, yang menyebar di Provinsi Jambi," jelasnya.

Tidak hanya pengukuran tanah yang turun, penerbitan sertifikat hak tanggungan SHT di kabupaten Kerinci pun diturun dari target sebelumnya. Dimana taget sebelumnya 7.200 bidang 2.051 bidang.

"Untuk program Pengukuran tanah telah selesai 100 persen. Kalau penerbitan sertifikat baru siap ditanda tangani 1.700, tapi kita targetkan selesai akhir bulan ini," tambahnya.

Selain itu dia menyebutkan, dalam pengurusan sertifikat, pihaknya kerap terkendala Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum masuk dalam link antara sistem aplikasi di BPN dengan sistem aplikasi di Dukcapil Kerinci.

"Kita berharap kedepan kendala itu menjadi perhatian bersama, sehingga aplikasi kita di BPN bisa singkron dengan aplikasi Dukcapil," tandasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved