Pesawat Jatuh, 22 Orang Tewas, Presiden Ukraina Gusar
"Kami segera membentuk komisi untuk menyelidiki semua keadaan dan penyebab tragedi itu," tulisnya di Facebook.
TRIBUNJAMBI.COM - 22 orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat militer terjadi di Ukraina Jumat (25/9/2020) malam waktu setempat.
Dilansir Daily Mail, 22 orang yang sebagian besar tewas adalah taruna.
Dua orang lainnya mengalami luka serius.
Pesawat jatuh dan meledak di kota Chuhuiv, Ukraina.
Wakil Menteri Dalam Negeri Anton Gerashchenko mengatakan, 22 orang meninggal dunia.
Sementara pencarian dua orang lain lagi masih dilakukan.
"Ini mengejutkan," ujar Gerashchenko.
• Kamu Selalu Gagal Mendaftar Kartu Prakerja? Cek di Sini Penyebabnya!
• Menkopolhukam Mahfud MD Minta Penyelenggara Konser Dangdut Dipidana
• Masih Betah Menjanda, Nafa Urbach Ungkap Sosok Ini Belum Beri Lampu Hijau Cari Suami Lagi
"Saat ini tidak mungkin untuk menentukan penyebab kecelakaan itu."
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan ia akan mendatangi Chuhuiv pada hari Sabtu.
"Kami segera membentuk komisi untuk menyelidiki semua keadaan dan penyebab tragedi itu," tulisnya di Facebook.
Pesawat angkut Antonov-26 jatuh sekira pukul 20:50 waktu setempat (00.50 WIB), dua kilometer dari pangkalan udara militer Chuhuiv.
Pesawat terbakar akibat kecelakaan itu dan baru padam satu jam kemudian.
Kota Chuhuiv berada sekitar 30 kilometer tenggara Kharkiv dan 100 kilometer barat garis depan dengan separatis pro-Rusia.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kecelakaan Pesawat Militer di Ukraina, 22 Penumpang yang Didominasi Taruna Tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pesawat-jatuh-di-ukraina-4.jpg)