Masih Dibuka, Pendaftaran BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cek Syarat dan Tata Cara Lengkapnya Berikut Ini
Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai ( BLT) sebesar Rp 2,4 juta masih dibuka. Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM
TRIBUNJAMBI.COM- Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai ( BLT) sebesar Rp 2,4 juta masih dibuka.
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan hingga bulan September 2020, penyerapan BLT tersebut baru mencapai angka 64,5 persen.
"Per hari ini penyalurannya sudah mencapai 64,5 persen dan iya pendaftaran masih dibuka," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/4/2020).
• Kisah Jeng Minah Gagal Nikah karena Rumah Pacar Hadap Utara setelah Hitungan Weton
• LINK Situs Baca Manga One Piece Chapter 991 Sub Indonesia, Bajak Laut Topi Jerami Vs King dan Queen
• Reaksi Mengejutkan Dewi Perssik Terima Nafkah Pertama dari Sang Suami Angga Wijaya Rp 3.5 Juta
Menruut Teten, penyerapan bantuan ini akan mencapai target sebentar lagi.
Pihaknya menargetkan penyerapannya bisa mencapai 100 persen pada akhir bulan September.
Kendati demikian, ada beberapa catatan yang ditemukan di lapangan.
Salah satunya, lanjut Teten, yakni masih banyak pengusaha mikro yang belum terdaftar di daerah masing-masing.
Selain itu, tak sedikit juga pengusaha mikro yang belum terhubung ke lembaga perbankan.
Karena itu, pihaknya kesulitan dalam mendata peserta penerima BLT Rp 2,4 juta per bulan tersebut.
• Ngaku Mau Minta Maaf ke Syahrini, Lia Ladysta Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Istri Reino Barack
• Segini Harta Kekayaan Gibran dan Bobby, Selisih Jauh, Hanya Separuhnya Rp 54 Miliar
• Ramalan Zodiak Sabtu 26 September 2020: Aries Sibuk dengan Pekerjaan, Virgo Nikmati Pencapaianmu!
"Sehingga hal ini menyulitkan pendataan."
"Di lapangan kami menemukan masih banyak pengusaha mikro yang belum terhubung ke perbankan, ada 88 persen mereka yang tidak punya tabungan," jelasnya.
Teten mengklaim program ini direspon positif oleh para pelaku usaha mikro.0
Apalagi saat ini banyak pelaku usaha mikro yang mengaku kesulitan dalam mengakses pembiayaan.
Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 80 persen pelaku usaha mikro yang tidak punya tabungan sama sekali.
• Langsung Ditunjuk Prabowo, Ahmad Dhani Jabat Wasekjen Partai Gerindra, Ini Kata Suami Mulan Jameela
• Sosok Restuardy Daud, Deputi Kemendagri Jadi Pj Gubernur Jambi, Pernah Jabat Gubernur Kaltim
• Baru Sejam Ngamar, Sepasang Muda Mudi Digerebek Satpol PP Ternyata Sewa Kamar Cuma Rp 40Ribu Dua Jam
• BREAKING NEWS: Deputi Infrastruktur Perbatasan Indonesia Restuardy Daud Jadi Pj Gubernur Jambi
"Ini berbahaya kalau pemerintah tidak segera fokus membantu kelompok usaha yang paling rentan," ungkapnya.