Dalam Sehari, Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Capai 4176 Kasus, Total Ada Segini
Angka penambahan kasus harian tersebut merupakan yang tertinggi sejak kasus perdana Covid-19 diumumkan Presiden Joko Widodo
TRIBUNJAMBI.COM - Penambahan kasus harian pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia kembali mencapai angka tertinggi selama pandemi.
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Senin (21/9/2020), terdapat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 4.176 orang dalam 24 jam terakhir.
Angka penambahan kasus harian tersebut merupakan yang tertinggi sejak kasus perdana Covid-19 diumumkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret lalu.
Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 248.852 orang.
• Lagi Asik Menunggu Giliran Ena Ena, Mendadak Wanita Ini Sadar Setelah Ada yang Lakukan Hal Ini
• Bila Mike Tyson Kembali Jadi Juara Tinju Dunia
Berdasarkan catatan Kompas.com, rekor penambahan pasien harian tertinggi sebelumnya terjadi pada Sabtu (19/9/2020) yakni sebanyak 4.168 kasus baru dalam 24 jam.
Data yang dibagikan pada Senin sore juga menujukan penambahan pasien sembuh sebanyak 3.470 orang.
Dengan demikian, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 180.797 orang.
Kendati demikian, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak 124 orang.
Sehingga jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 menjadi 9.677 orang.
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Mencapai 180.797
Tapi, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh terus bertambah.
Hingga Senin (21/9/2020) pukul 12.00 WIB, pemerintah mencatat terdapat 180.797 pasien telah sembuh di Tanah Air.
Dari data yang dibagikan Satgas Penanganan Covid-19 kepada wartawan, Senin sore, terjadi penambahan 3.470 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir.
Mereka dinyatakan sembuh setelah dinyatakan negatif virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan melalui metode polymerase chain reaction (PCR).
Namun, data pemerintah juga menunjukkan adanya penambahan pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19.