Breaking News:

Jubir Rumah Perjuangan Sebut Fachori Umar-Syafril Nursal Paket Komplit

Jubir Rumah Perjuangan Fachori Umar-Syafril Nursal, Jefri Bentara Pardede bantah pernyataan bahwa pasangan calon mereka tanpa konsep pembangunan.

Penulis: Hendri Dunan | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Fachrori Umar - Syafril Nusral 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Juru Bicara (Jubir) Rumah Perjuangan Fachori Umar-Syafril Nursal, Jefri Bentara Pardede bantah pernyataan bahwa pasangan calon (Paslon) mereka tanpa konsep pembangunan lima tahunan.

Jefri Bintara Pardede katakan, Paslon petahana dan jenderal bintang dua merupakan paket komplit untuk melanjutkan perjuangan pembangunan Jambi saat ini.

Hal itu dikatakannya saat melakukan dialog di program Mojok Tribun Jambi beberapa waktu lalu. Akan tetapi perkataannya tersebut dikutip oleh salah satu media, dan Jefri mengatakan bahwa itu dipahami berbeda.

Pilkada Jambi, Musri Nauli Ingin Haris-Sani Lanjutkan Program HBA

Siap Kampanye di Pilkada Jambi, Al Haris Ajukan Cuti Mulai 26 September

"Jangan setengah-setengah dalam memahami omongan orang. Saya bilang bahwa tidak perlu konsep yang tinggi-tinggi saat ini, karena pemerintah dari pusat hingga level terendah di daerah fokus untuk mengatasi kesulitan masyarakat di tengah pandemi. Itu yang utama, bukan konsep tinggi-tinggi," ujar Jefri alias Ucok, Jumat (18/9/2020).

Saat ini, kata Ucok, Jambi Berkah sangat mengerti keluhan yang dirasakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Baik itu keluhan ekonomi, sulitnya mencari lapangan pekerjaan, recovery sosial serta menciptakan pekerjaan yang menghasilkan peningkatan ekonomi.

Seperti memanfaatkan lahan tidur, untuk menciptakan swasembada pangan dengan semua tanaman holtikultura.

Di Jambi saat ini, sangat banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan. Dan menyebar di semua kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

"Jambi ini kaya, sangat banyak potensi yang bisa digarap. Dan tugas pemerintah untuk memfasilitasi hal tersebut. Itu semua sudah difikirkan oleh Jambi Berkah, dan saat ini sudah dilakukan oleh pak Fachori Umar. Beliau itu Gubernur yang berprestasi, menyabet penghargaan secara nasional. Jadi bukan main-main, dan pasangannya pak jendral juga bukan orang biasa. Berprestasi di saat menjadi polisi," tegas Ucok.

Oleh karena itu, Ucok merasa perlu mengklarifikasi dan meminta klarifikasi serupa.

"Ini merugikan saya pribadi, yang berbicara menggantikan tim keluarga. Juga merugikan Paslon FU-Syafril," jelas Ucok.

Di lokasi yang sama, Endang Kusumawardani, Ketua Tim Advokasi Koalisi Fachrori-Syafril meminta kepada media yang mengutip dialog tersebut untuk klarifikasi.

Perawat Puskesmas di Muaro Jambi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Dokter

VIDEO Segera Dikirim, Kuota untuk Siswa dan Guru di Kota Jambi Menunggu Verifikasi Kementerian

"Ini sudah termasuk black campaign atau kampanye hitam. Karena merugikan secara langsung Paslon kami dan jugo Jefri Bentara Pardede secara langsung. Saya harap klarifikasi 1x24 jam dari sekarang. Jika tidak, kami akan mengambil yang berbeda. Bukan klarifikasi lagi, tapi ranah hukum," tegas Endang.

Sementara itu, Yogi Sirait, pimpinan Umum media dimaksud ketika dikonfirmasi Tribun membenarkan adanya keberatan dari Jefri Bintara Pardede.

"Memang ada komunikasi dengan Jefri Bintara Pardede terkait hal itu," ucap Yogi.

Terhadap permintaan klarifikasi tersebut, dikatakan Yogi bahwa pihaknya akan memenuhi permintaan tersebut. "Akan kita penuhi," tutupnya. (Hendri Dunan Naris)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved