Sersan Badri Nyamar 1 Tahun, Malah Disuruh Sembunyikan Istri Musuh
Penyamaran Sersan Badri sungguh sabar dan berisiko tinggi. Selama satu tahun, anggota Sandhi Yudha Kopassus menyamar masuk wilayah musuh.
Penyamaran Sersan Badri sungguh sabar dan berisiko tinggi. Selama satu tahun, anggota Sandhi Yudha Kopassus menyamar masuk wilayah musuh. Banyak hal mengejutkan terungkap.
TRIBUNJAMBI.COM - Kerja-kerja intelijen Kopassus bisa dibilang sangat sulit dideteksi.
Saking rapinya penyamaran intelijen Kopassus ini, Sersan Badri menemukan peristiwa yang tak pernah diduganya.
Memang, penyamaran Sersan Badri (nama samaran) butuh kesabaran tinggi.
Anggota intelijen Kopassus ini masuk ke wilayah musuh seorang diri.
Di sana, pasukan elite TNI AD ini mencari informasi lapangan lalu mengirimkan ke markas besar.
Berikut ini kisah yang terjadi pada 2003.
• Kisah 13 Pasukan Kopassus Menyerbu KKB, 78 Menit Seluruh Area Berhasil Dikuasai
• 16 Kopassus Tembak-tembakan di Bukit, Helikopter Penyelamat Tak Datang
• Peristiwa Januari 2001 Kopassus Terjebak Hujan Panah di Hutan Papua, Kapten Pandu Bisa Selamat
Saat itu, Kopassus mengirimkan intelijen tempur Sandhi Yudha ke wilayah Aceh.
Tugas yang dilakukan Sersan Badri bukan hal mudah.
Intelijen Kopassus ini ibarat masuk kandang harimau, dengan risiko setiap saat bisa saja dimangsa.
Persiapan dibuat sedemikian matang.
Sebelum melakukan penyamaran, telah dibuat rencana rapi untuk masuk ke lingkaran utama Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Perlu diketahui, intelijen terbagi dua jenis, intelijen sipil dan militer.
Masing-masing memiliki tugas dan peranan berbeda.
Hanya beberapa negara di dunia yang memiliki pasukan intelijen tempur super rahasia, di antaranya Kopassus.
Keberadaan anggota intelijen Kopassus sulit diungkap.