Breaking News:

Atasi Masalah Air Bersih, Lurah Muara Sabak Ulu Usulkan Pembangunan Sumur Bor

Persoalan air bersih masih menjadi permasalahan tersendiri bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Sabak Timur.

TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Pembuatan sumur bor di pemukiman warga. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Guna mengantisipasi pasokan stok air bersih di Kelurahan Muara Sabak Ulu Kecamatan Sabak Timur, pemerintah desa usulkan penambahan sumur bor

Persoalan air bersih masih menjadi permasalahan tersendiri bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Sabak Timur, dimana sebagian besar masyarakat sekitar masih bergantung pada pasokan air hujan dan air sungai atau kolam.

Kondisi tersebut tentu tidak akan menjamin jika memasuki musim kemarau, untuk itu pemerintah kelurahan melalui anggaran kelurahan tahun ini kembali akan menganggarkan pembangunan sumur bor untuk dua RT di Kelurahan Sabak Ulu.

"Tahun ini ada dua RT yang mendapatkan bantuan sumur bor dari dana kelurahan, yakni RT 07 dan 08. Masing-masing RT mendapat dua sumur bor," ujar Lurah Sabak Ulu Darohim, Senin (14/9).

Ganti Kata Timses dengan Keluarga Besar, Ternyata Ini Alasan Al Haris

Wali Kota Jambi Positif Covid-19, Dinkes Minta Warga yang Timbul Gejala Segera ke Puskesmas

Lanjutnya, untuk dua titik sumur di masing-masing RT tersebut setidaknya disiapkan anggaran sebesar Rp 10 jutaan. Sebagai tindak lanjut dari program tahun sebelumnya. 

Terkait kondisi sumur yang telah dibangun pada tahun sebelumnya yang memiliki hasil air kurang baik, pihaknya akan mencoba memperbaiki sehingga kualitas air menjadi lebih baik dan dapat dimanfaatkan.

Pada musrembang kelurahan tahun sebumnya, juga sudah diusulkan untuk pengadaan tadmond bagi masing-masing rumah warga. Namun hal tersebut dinilai kurang efektif karena pasokan air untuk tadmond tersebut juga masih sulit.

"Kita juga sudah mencoba usulkan melalui kecamatan terkait usulan ke Provinsi untuk pembangunan mini pam. Dengan sistem air sedot dan ditampung ke dalam bak khusus," jelasnya.

Sementara itu, satu dari warga sekitar amat mengatakan, seandainya nanti ada bantuan sumur lagi jika warga boleh mengusulkan dari dua unit pompa tadi dijadikan satu saja. Sehingga kedalaman pipa lebih dalam dan dapat menemukan mata air yang lebih bagus. 

"Kalo yang semarang inikan panjang pipa kedalam 15-20 meteran, jika boleh mengusul dua unit tadi jadi satu saja biar kualitas air mungkin bisa jauh lebih baik," usulnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved