Breaking News:

Berita Sarolangun

Diduga Konsleting Listrik, Nur Hasanah Tak Kuasa Menahan Tangis Melihat Rumahnya Hangus Terbakar

Sementara itu, Pihak BPBD melalui Kabid Kedaruratan dan logistik, Yen Aswadi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan kerugian yang dialami.

Tribunjambi/wahyu
Suasana di lokasi kebkakaran rumah korban bernama Nur Hasanah, warga Kampung Mesjid, Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Peristiwa kebakaran di Sarolangun kembali terjadi.

Kali ini sebuah rumah panggung milik warga Kampung Mesjid, Kelurahan Dusun, Kabupaten Sarolangun habis terbakar.

Rumah milik Nur Hasanah (80) dan keluarga habis dilahap sijago merah sekira pukul 15.30 WIB, Sabtu (12/9/2020).

Sosok Sebenarnya Dory Harsa Suami Nella Kharisma, Sering Gonta-ganti Profesi, Pernah Driver Ojol

Kisah Anggota Kopassus Serbu Padepokan, Sang Dukun Kebal Senjata Tajam

Rekomendasi Wisata di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Ada 5 Lokasi Air Terjun Hingga Arung Jeram

Kebakaran itu diketahui oleh warga yang melihat asap dari rumahnya dan api begitu cepat menyambar ke seluruh bagian ruangan.

Ali wardana warga sekitar kepada tribunjambi.com mengatakan bahwa kejadian kebakaran ini terjadi ketika warga yang melihat api dari depan rumah Nur Hasanah.

Saat itu warga lain juga ikut melihat dan ternyata rumah sudah dikelilingi api.

"Kami berjibaku padamkan api, dan satu motor bisa kami selamatkan. Sedangkan isi rumah dan lainnya sudah habis terbakar," katanya.

Ketika itu nurhasanah sedang berada di rumah dan seketika itu warga langsung berbondong membawa Nur Hasanah keluar.

Nur Hasanah tak kuasa menahan tangis karena melihat rumahnya dilahap sijago merah. Saat itu warga dan tim pemadam langsung memadamkan api.

Api saat itu begitu cepat membesar dan hampir membakar rumah lain yang ada di sebelahnya.

Saat itu juga warga bersama Damkar, BPBD dan Manggala agni berjibaku memadamkan api.

Danton Damkar Kabupaten Sarolangun Serda Aan Satria mengatakan jika kronologis kejadian terjadi pada pukul 15.30 WIB. Api berasal dari lantai dua rumah tradisonal panggung.

"Penyebab sementara menurut keterangan pemilik, bahwa api berasal dari konsleting listrik," katanya.

Para petugas pemadam dan warga berhasil padamkan api hingga pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, Pihak BPBD melalui Kabid Kedaruratan dan logistik, Yen Aswadi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan kerugian yang dialami.

"Kerugian belum bisa ditaksir karena semua barang habis. Dan kita masih melakukan pendataan untuk diberikan bantuan," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved