Breaking News:

Pasokan Gas Kerap Ngadat, Ini Tiga Poin yang Harus Dilakukan Pemilik Pangkalan di Tanjab Timur

Terkait langkanya pasokan gas di Kecamatan Sabak Timur, Dinas Perindag menggelar rapat bersama pihak kecamatan.

tribunjambi/darwin
Warga antre untuk dapatkan gas 3 Kg 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait langkanya pasokan gas di Kecamatan Sabak Timur, Dinas Perindag menggelar rapat bersama pihak kecamatan. 

Dalam rapat yang berlangsung di kantor camat tersebut, didapati tiga kesepakatan bagi pangkalan yang ada di wilayah Kelurahan Muara Sabak Ulu dan Muara Sabak Ilir.

Dikatakan Kabid Perdagangan Dinas Perindag Tanjabtim, Afrinaldi menuturkan, pada tanggal 8 September kemarin tim monitoring dan evaluasi (monev) LPG Tanjabtim sudah mengadakan rapat bersama pihak Kecamatan Sabak Timur.

Dalam rapat tersebut tidak lain guna menyikapi permasalahan gas LPG 3 Kg di Kelirahan Muara Sabak ulu dan sabak ilir. Dari hasil rapat tersebut  bagi tiga  pangkalan yang berada di wilayah Sabak ulu dan Sabak ilir harus mengikuti beberapa ketentuan.

Wajib Pakai Masker, Polres Bungo Berlakukan Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

VIDEO: 40 Motif Batik dengan Motif Kekayaan Alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

"Ada tiga ketentuan yang harus dipahami dan diterapkan oleh pihak pangkalan," ujarnya.

Tiga ketentuan tersebut, di antaranya pihak pangkalan agar dapat mengidentifikasi pelanggan yang benar-benar berhak. Di antaranya dengan mengumpulkan foto copy KTP dan KK sebelum menerima gas.

Poin kedua tidak dibenarkan, atau agar tidak menjual LPG 3 kg ke pengecer atau toko-toko kecil yang berpotensi dapat menyebabkan kekurangan stok gas dan terjadinya lonjakan harga.

Poin terakhir, dalam pendistribusian gas harus tetap bekerjasama dengan pihak kelurahan setempat. Bagi pangkalan ulu agar membagi sebagian kuota  (80 tabung) ke wilayah sabak ilir atau jembatan asoy yang telah diinventarisir lurah setempat. 

"Untuk skala prioritas tetap, adalah mereka warga yang berhak (kategori) miskin yang berbeda di lingkungan pangkalan terdekat," ujarnya.

Terkait usulan pihak Kelurahan penambahan kuota gas LPG 3 kg, hal tersebut sudah diajukan langsung pihaknya ke pusat. 

"Usulan penambahan kuota untuk tahun 2021 bagi Kabupaten Tanjung Jabung Timur sudah kita ajukan ke kementerian terkait di Jakarta," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved