Semakin Memanas, China Diduga Culik 5 Warga India Saat Berburu Rusa di Perbatasan
Dilansir dari Aljazeera, angkatan Darat India telah mengkomfirmasi isu tersebut ke tentara China pada Sabtu (5/9/2020).
TRIBUNJAMBI.COM - Panasnya hubungan India dan China tampaknya tak akan mereda.
Usai seorang tentara khusus dikabarkan tewas dalam memperebutkan bukit strategis di perbatasan, kini 5 warga India diisukan ditangkap oleh tentara China di perbatasan.
Dilansir dari Aljazeera, angkatan Darat India telah mengkomfirmasi isu tersebut ke tentara China pada Sabtu (5/9/2020).
Tentara India menduga warga yang hilang tersebut berada dalam tahanan China di perbatasan.
"Kami berbicara dengan mereka di hotline dan memberi tahu mereka bahwa dicurigai beberapa orang telah menyeberang ke sisi Anda dan kami akan berterima kasih jika Anda dapat menyerahkan mereka kembali, seperti yang biasanya kami lakukan," kata Letnan Kolonel Harsh Wardhan Pande, Juru bicara kementerian pertahanan India, kepada kantor berita Reuters.
• Lagi Viral, Ini Syarat yang Ingin Daftar Jadi Suami Janda Cantik Satu Anak, Cukup Siapkan Hal Ini?
• Percintaan Aries Bakal Bahagia, Gemini Tertekan, Berikut Ramalan Zodiak Hari Ini 8 September 2020
Dia mengatakan pihak India belum mendapat kabar dari China.
"Tidak ada jalur khusus yang melewati hutan atau pegunungan, jadi mereka terus bergerak kesana kemari. Jadi mereka mungkin pergi ke sana, itu hal yang sangat normal."
Polisi di negara bagian India timur laut mengatakan kepada media lokal bahwa mereka sedang menyelidiki klaim yang dibuat di Facebook oleh kerabat yang diklaim dari salah satu pria bahwa PLA telah menculik mereka.
The Arunachal Times melaporkan pada hari Sabtu bahwa orang-orang itu sedang berburu ketika mereka diduga diculik. Belum jelas kapan mereka mungkin hilang.
Pihak India mengatakan, lima orang hilang itu berasal dari negara bagian Arunachal Pradesh di India.
• Pacaran dan Tinggal Seatap, Sang Pacar Malah Jual Gadis Dibawah Umur Ini Rp 300 Ribu Lewat Aplikasi
• Baru Tayang, Film Mulan 2020 Terancam di Boiket Sejumlah Negara, Ternyata Ini Alasannya, Indonesia?
Arunachal Pradesh merupakan daerah yang juga diklaim oleh pemerintah China yang mereka namai sebagai Tibet Selatan.
Dikutip dari Kontan yang melansir Melansir People's Daily, Menteri pertahanan China dan India mengadakan pertemuan di Moskow dalam upaya menurunkan ketegangan di sepanjang perbatasan mereka di wilayah timur Ladakh.
Dalam pertemuan pada hari Jumat, Penasihat Negara dan Menteri Pertahanan China Wei Fenghe, mendesak India untuk secara ketat mematuhi serangkaian kesepakatan yang dicapai antara kedua belah pihak.
Yakni: menahan diri dari provokasi pada Garis Kontrol Aktual saat ini, menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan situasi memanas, dan menahan diri dari membesar-besarkan dan menyebarkan informasi negatif.
"Militer China bertekad penuh, mampu dan percaya diri dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial," kata Wei di sela-sela pertemuan para menteri pertahanan Organisasi Kerjasama Shanghai di Moskow. Organisasi tersebut terdiri dari China, India, Pakistan, Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan dan Uzbekistan.