Breaking News:

Kabar Gembira, Pekerja Yang Sudah Cairkan JHT Masih Bisa Dapat Subsidi Gaji, Ini Ketentuannya

Kabar gembira disampaikan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja yang sudah mencarikan jaminan hari tua (JHT).

Editor: Rahimin
Kolase Tribun Timur: Shutterstock/ BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi subsidi gaji dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kabar gembira disampaikan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja yang sudah mencarikan jaminan hari tua (JHT).

Ini kabar baik bagi calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji. BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek memastikan, calon penerima BSU yang mengklaim Jaminan Hari Tua (JHT) mulai 1 Juli hingga September 2020, masih berhak menerima bantuan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto saat ditanya Kompas.com terkait adanya layanan pesan singkat atau short message service (SMS) dari BP Jamsostek kepada calon penerima subsidi gaji.

Peluang dan Perjuangan Dinasti Politik Yang Ikut Bertarung Pada Pilkada di Jambi, Menang Atau Kalah?

Bakal Calon Bupati Jambi Surbakti Meninggal Usai Dirawat di Rumah Sakit Karena Sakit Jantung

HRD Wajib Aktif Bantu Karyawan Cairkan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu, Cair hingga Akhir September 2020

"Masih berhak menerima BSU karena per bulan Juni status kepesertaannya mereka masih aktif," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2020).

Agus mengatakan, BP Jamsostek memang mengirimkan informasi melalui SMS dan email kepada peserta iuran badan tersebut.

Pesannya menyatakan, bahwa bila peserta yang sudah tidak bekerja lagi di perusahaan yang terdaftar, namun status kepesertaan masih aktif hingga Juni 2020, maka masih berhak menerima bantuan subsidi gaji.

16 Tahun Menolak Lupa, Kumpulan Quote Terkenal Munir Said Thalib, dan 7 Fakta-fakta Pembunuhan Munir

Selain Gaji Pokok PNS Juga Mendapat Tunjangan Beras, Segini Besaran Yang Didapat Tiap Bulan

Penyebab Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji Meski Sudah Didaftarkan & Validasi, Masalah Rekening?

"Oleh karena itu, BP Jamsostek berinisiatif mengirimkan informasi tersebut kepada masing-masing peserta via SMS dan email, agar mereka melakukan registrasi nomor rekening bank dan data lainnya agar mereka bisa menerima bantuan subsidi upah tersebut," kata Agus.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah selesai melakukan pendataan kembali terhadap 3 juta data calon penerima subsidi gaji/upah tahap II. Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.14 Tahun 2020 disebutkan, persyaratan pekerja yang dapat menerima subsidi gaji/upah.

Ruben Onsu Rencana Pindah ke Amsterdam, Ayah Kandung Betrand Peto Mendadak Keluarkan Larangan Ini

687 Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Telah Mendaftar Sebagai Peserta Pilkada 2020

Ini Bakal Calon Kepala Daerah Yang Positif Covid-19, Daftar Pilkada Lewat Video Call Dari Rumah

Meliputi WNI berstatus sebagai pekerja penerima upah, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening yang aktif.

Sementara, jumlah subsidi gaji/upah tahap I yang telah berhasil disalurkan ke penerima sebanyak 2.310.974 atau mencapai 92,44% dari total 2,5 juta penerima.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cairkan JHT, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Masih Bisa Dapat Subsidi Gaji"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved