Breaking News:

Berita Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi Dipadati Wisatawan Akhir Pekan ini, Capai 600 Pengunjung

Satu di antara wisatawan asal Kota Jambi, Deni (25) mengatakan kepada tribunjambi.com, bahwa ia ingin menghilangkan kejenuhan di rumah, apalagi hari i

Tribunjambi/musa
Suasana wisatawan di kompleks Percandian Muarajambi pada Sabtu (5/9/2020) pukul 16.00 WIB. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROJAMBI – Suasana kompleks Percandian Muarajambi pada Sabtu (5/9/2020) dari pukul 07.30 WIB-16.00 WIB wisatawan mencapai lebih dari 600 pengunjung.

Wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Jambi. Warga Kota Jambi jumlahnya hingga 60 persen, 20 persen asal Kabupaten Muaro Jambi, 10 persen dari Kabupaten Tanjabar dan 10 persen dari Kabupaten Tanjabtim.

Satu di antara wisatawan asal Kota Jambi, Deni (25) mengatakan kepada tribunjambi.com, bahwa ia ingin menghilangkan kejenuhan di rumah, apalagi hari ini libur kerja.

Buka Kejuaraan Bola Voli Gubernur Cup U-19, Fachrori Harap Mampu Ciptakan Atlet Berprestasi

Daftar Harga HP Samsung Mulai Rp 1 Jutaan, Galaxy A01 Core, Note20, Ultra, S20, A21, A11, M21, Dll

VIDEO Tren Sepeda Membuat Bengkel Miran Ramai Pengunjung

“Saya bersama pasangan, tiba di parkiran mobil pukul 11.00 WIB, kemudian saya menyewa sepeda untuk berkeliling di area candi sembari menunggu makan siang,” kata Deni, saat ditemui di taman pedestrian Candi Muaro Jambi.

Pria yang mengenakkan kemeja berwarna biru dan menggunakan sepeda sewaan ini mengatakan, untuk tempat fasilitas cukup memadai, ada banyak tempat duduk dan bangunan fasilitas beratap untuk berteduh.

“Namun, saya hanya menyewa tikar untuk lesehan, karena suasananya sejuk di bawah pohon,” tambahnya.

Arif (36) di antara pengunjung lain asal Kabupaten Muaro Jambi mengatakan kepada tribunjambi.com, ia kesini bersama keluarga, ada empat orang. Tujuannya untuk bermain sepeda dan berswafoto, sekaligus memanfaatkan waktu libur bermain bersama anak-anak.

“Candi Muaro Jambi jadi pilihan saya dan keluarga, selain dekat dari rumah, di sini juga jadi tempat favorit saya bersama istri,” kata Arif yang sedang duduk di pelataran taman.

Menurut Arif, bangunan fasilitas yang disediakan untuk pengunjung sangat minim, selain toilet yang lokasinya jauh, juga tempat berteduh yang kurang memadai jika cuaca hujan.

“Belakagan ini Kabupaten Muaro Jambi diguyur hujan pada sore hari, sekarang saja cuaca udah gelap, saya dan keluarga harus ke depan terlebih dahulu untuk berteduh, di dalam kompleks percandian hanya ada satu, itu pun tidak mencukupi dari ratusan pengunjung yang ingin berteduh,” tutupnya. (TribunJambi/caw)

Penulis: tribunjambi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved