Breaking News:

Tim Patroli Karhutla TNBS Masih Temukan Warga Membuka Lahan dengan Membakar

Tim patroli di pos pengamanan karhutlah Manggala Agni di Kecamatan Berbak masih menemukan oknum pembakar lahan.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Tim Patroli Karhutlah tengah meninjau karhutla di Desa Sungai Sayang. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tim patroli di pos pengamanan karhutlah Manggala Agni di Kecamatan Berbak masih menemukan oknum pembakar lahan. 

Sejak 3 Agustus 2020, pos penanganan karhutla di Pos Manggala Agni, Kecamatan Berbak mulai beroperasi, dengan melibatkan TNI, POLRI, BPBD, BNPB, Manggala Agni dan masyarakat. 

Hampir satu bulan berjalan, tim patroli di lapangan masih temukan oknum masyarakat yang melakukan pembukaan lahan baru dengan cara membakar. Hal tersebut diketahui pada saat tim tugas tengah melakukan patroli rutin di sekitar kawasan hingga Desa Air Hitam Laut.

Dikatakan Danru II Manggala Agni TNBS Septian, kepada tribunjambi.com menuturkan, sejak mulai diberlakukannya pos jaga dan pengamanan karhutla di sini, pihaknya bersama tim terkait rutin menggelar patroli secara terjadwal dan berjangka.

Lagi, Polres Tanjabbar Tangkap Satu Orang Pembakar Lahan, Ternyata Warga Batang Asam

KPU Bungo Wajibkan Patuhi Protokol Kesehatan, Pilkada Bungo di Tengah Pandemi

"Sejak awal agustus lalu dimulai saat ini sudah memasuki triwulan kedua pengaktifan posko karhutla, selama posko ini beroperasi tim atau petugas masih temukan masyarakat yang melakukan pembakaran lahan," ujarnya, Rabu (2/9).

Berdasarkan data yang tercatat pada Agustus lalu, terdapat dua kasus kebakaran lahan terjadi, meski hanya skala kecil. Tercatat terjadi kebakaran di Sungai Sayang parit 08 dan Desa Air Hitam Laut.

"Kebakaran tersebut langsung terpantau oleh tim patroli yang tengah bertugas, sehingga api belum sempat meluas langsung dapat dijinakan dan padamkan," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, tindak lanjut bagi oknum pembakaran sudah langsung diberikan sanksi tegas oleh petugas. Diantaranya pelaku harus membuat perjanjian diatas materai untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Dengan kondisi seperti saat ini,untuk pos pengaman karhutlah kembali diperpanjang hingga dua bulan kedepan. Untuk saat ini status masih siaga karhutlah. 

"Alhamdulillah untuk Kecamatan Berbak dan sekitaran Tanjabtim masih aman karhutla," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved