Moslem Tactical Defence, Bela Diri Praktis Gagasan Anak Jambi
Pria yang menggemari olahraga beladiri ini mengatakan, MTD merupakan kombinasi dari beberapa belah diri.
Penulis: tribunjambi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berawal dari ingin menciptakan bela diri praktis, Husain Wijaya (36) memprakasai Moslem Tactical Defence (MTD).
Pria yang menggemari olahraga beladiri ini mengatakan, MTD merupakan kombinasi dari beberapa belah diri.
"MTD bukan untuk dipertandingkan, tapi hanya untuk membela diri" ujarnya kepada tribunjambi.com, Rabu (2/9/2020).
• Indonesia Bisa Dirugikan dari Baku Hantamnya AS vs China di LCS, Ini Kata Mantan Kepala BAIS
• Ibu Korban Sebut Fauzi Baru Pulang Dua Bulan dari Batam Hingga Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
• PLN Berikan Kado Istimewa untuk Desa Sungai Cemara di Usia Ke-50 Tahun
Bela diri praktis ini berdiri awal tahun 2018. Saat ini beranggotakan 59 orang. 50 pria dan sembilan prempuan.
Sebagian besar anggota, telah memiliki latar belakang bela diri. Latihan dilakukan setiap akhir pekan.
"Kalau nggak Sabtu ya Minggu," ujar pria yang menguasai beberapa bela diri ini.
Hal ini menyesuaikan dengan aktivitas anggotanya yang sebagian besar pekerja.
Temoat latihan pria dibuat bergantian antara di dalam ruangan dan di luar ruangan.
Untuk perempuan hanya di dalam ruangan. Terpisah dari tempat latihan pria.
Latihan di luar ruangan MTD memilih GOR kota baru atau di lapangan gubernur.
Di dalam ruangan, latihan diselenggarakan di sekre yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk Jelutung, Jambi, did ekat tower PDAM. (Tribunjambi/Rinaldi)