Breaking News:

KPID Provinsi Jambi Periode 2017-2020 Berakhir, Dewan Bentuk Tim Seleksi

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi akan menggelar seleksi pemilihan komisioner baru.

Tribunjambi/Zulkifli
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Hapis Hasbiallah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi akan menggelar seleksi pemilihan komisioner baru. Setelah masa tugas komisioner periode 2017-2020 berakhir pada 8 Agustus 2020 lalu.

Kini tim seleksi telah dibentuk oleh DPRD Provinsi Jambi, yang terdiri dari perwakilan pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan KPID sendiri.

Ketua KPID Provinsi Jambi Arif Usman menyampaikan, jadwal tahapan pemilihan akan disusun oleh DPRD bersama Timsel. "Timsel kan baru terbentuk, mungkin hari ini akan ada rapat pemantapan jadwal antara komisi I DPRD dengan Tim Sel," sebutnya.

Bantu Tangani Covid-19, Baznas Kerinci Luncurkan Tiga Program Bantuan

Dua Jam Menyelam Targindo Tak Lagi Muncul, Ternyata Terjepit Kayu di Dasar Sungai, Warga Geger

Begini Reaksi Pertamina Tahu Gudang BBM Ilegal di Jambi Digerebek

Menurutnya, molornya seleksi ini disebabkan karena ada beberapa penyebab. Seperti adanya pelanggaran yang diproses oleh KPID. "Sesuai aturan kan tidak boleh terjadi kekosongan, seandainya ada kokosongankan tidak menjalankan fungsinya sebagai pengawas," kata Arif.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Hapis Hasbiallah menyebut bahwa SK tim seleksi telah terbentuk. Dan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan KPID, Kominfo, Bakeuda dan Sekertariat DPRD Provinsi Jambi, pada Jumat (28/8/2020).

Komisi I ingin memastikan bahwa semua kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, sesuai aturan, tidak ada sendatan baik anggaran maupun administrasi.

"Alhamdulillah hasil rapat koordinasi semuanya telah siap. Maka setelah itu, sebentar lagi kita akan rapat dengan tim sel yang 5 orang itu. Kita meminta dan menjelaskan bahwa hasil koordinasi semuanya sudah siap dan tinggal jalan. Kita minta tim segera bergerak," jelasnya.

Ditanya siapa saja nama-nama yang masuk dalam tim sel KPID, Hapis mengaku tidak hafal. Namun dia menjelaskan bahwa tim sel berasal dari akademisi Unja dan UIN STS Jambi, unsur pemerintah, tokoh masyarakat dan KPID sendiri. "Nama-namanya saya agak lupa," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved