Breaking News:

Update Positif Corona Jambi

Pandemi Covid-19, Jamaah Dalam Peringatan Tahun Baru Islam di Sarolangun Dibatasi

Bertempat di Masjid Agung Asulthon, dihadiri Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri, forkopimda dan jajaran hingga masyarakat.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Tahun Baru Islam 1442 Hijriah 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Pemkab Sarolangun gelar zikir dan doa bersama, Rabu (19/8/2020) malam.

Bertempat di Masjid Agung Asulthon, dihadiri Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri, forkopimda dan jajaran hingga masyarakat.

Hilal menyebut pada peringatan tahun baru islam tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Lowongan Kerja Pura Group untuk Lulusan D3 dan S1, Cek Persyaratannya

Pesawat Rancangan BJ Habibie N-250 Gatotkaca, Akhirnya Dimuseumkan di Pusat Muspusdirla Yogyakarta

Viral, Video Oknum Polisi Menilang Turis Jepang Yang Sedang Berliburan di Bali, Dimintai Rp 1 Juta

Dikarenakan dalam pandemi Covid-19 kegiatan yang bersifat perkumpulan dibatasi.

"Sehingga untuk jumlah jamaah yang hadirpun memang dibatasi, dan kegiatan seperti pawai seperti yang sebelumnya memang tidak digelar," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak semua masyarakat untuk sama-sama bermunajat kepada Allah Swt agar pandemi Covid-19 di negeri ini segera berakhir.

Malam tahun baru islam tersebut diisi dengan tema 'Muhasabah Diri Mengetuk Pintu Langit Mengharapkan Keselamatan dan Keberkahan Hidup'.

Lanjut wabup, tahun baru islam dihitung berdasarkan hijrahnya nabi besar Muhamamad SAW dari Mekkah ke Madinah.

Dimana dengan hijrah Nabi Muhammad SAW secara tidak langsung menandakan babak baru dalam sejarah peradaban islam, dari era penindasan di Mekkah ke era kejayaan di Madinah.

Tahun Baru Islam jatuh di bulan Muharam, yang mana merupakan satu dari empat bulan yang diharamkan. Oleh sebab itulah kita dianjurkan memperbanyak ibadah.

Terutama sepuluh hari pertama, karena di dalam sebuah riwayat disebutkan, banyak kejadian-kejadian besar para nabi, seperti ditenggelamkannya kaum Firaun di laut merah.

Oleh sebab itu, Wabup mengajak umat islam pada perayaan Tahun Baru Islam ini agar tetap dipertahankan ukhwah islamiyah.

Sebagai usaha dalam menegakan agama islam ditengah era globalisasi saat ini.

Terlebih dalam kondisi yang saat ini, dimana semua orang sibuk dengan urusan masing-masing tanpa melibatkan urusan akhirat.

"Semoga di Tahun Baru Islam ini bisa dijadikan momentum untuk kita menuju kearah yang lebih baik. Jangan hanya dijadikan seremonial belaka, namun bisa meningkatkan Ukhuwah Islamiyah kita," harapnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved