Gempa Hari Ini

Gempa Hari Ini di Selatan Jawa Kekuatan 5,3, Bali Kena Guncangan

Berdasarkan hasil analisi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo

Editor: Duanto AS
Warga melihat sembilan ekor paus sperma (sperm whale) yang terdampar di bibir pantai Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya , Aceh Besar, Senin (13/11/2017). Diperkirakan paus itu sedang bermigrasi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik atau sebaliknya. SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR 

TRIBUNJAMBI.COM - Terjadi gempa hari ini di selatan Jawa dengan kekuatan 5,3.

Gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,3 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa siang ini pada pukul 14.12 WIB, Sabtu (15/8/2020).

Berdasarkan hasil analisi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw 5,0.

Apakah berpotensi tsunami?

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 9,48 LS dan 113,98 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 143 kilometer Barat Daya Jembrana, Bali pada kedalaman 56 kilometer.

Cut Syifa & Rangga Azof Kepergok Mojok Berdua Dibelakang Layar, Reaksi Pemain Samudra Cinta Lainnya?

Bandingkan Pacar Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Sebelum Menikah, Ternyata Jumlahnya Jauh

Nella Kharisma dan Dory Harsa Menikah di Gereja Kediri Hari ini? Undangan Pernikahannya Beredar

Rahmat berkata, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," ujarnya.

Kendati lokasi gempa ini terjadi di laut, tetapi hasil pemodelan menunjukkan tidak adanya potensi tsunami.

Hanya saja, getaran dari guncangan gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas yang bervariasi.
Guncangan gempa tersebut dirasakan di daerah Jember dengan skala intensitas III MMI, di karangkates dan Banyuwangi dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI.

Dengan kategori skala ini, getarannya dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara di wilayah Lombok Barat, Denpasar dan Kuta Selatan dirasakan getarannya dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tektonik tersebut," kata dia.

Namun, gempa susulan berdasarkan hasil monitoing BMKG menunjukkan hingga pukul 14.47 WIB, Sabtu (15/8/2020), sudah terjadi delapan kali aktivitas gempa atau aftershock.

Dengan adanya kondisi ini, BMKG mengingatkan masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved