Breaking News:

Pasien Corona Jambi Sembuh

Posko Covid-19 di Kerinci Kembali Diaktifkan, Warga yang Masuk Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci akan segera mengaktifkan kembali posko pengawasan di pintu masuk wilayah Provinsi Jambi, yaitu p

Tribunjambi/Heru
Bupati Kerinci tinjau posko kesehatan di perbatasan Kerinci-Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Setelah sempat dihentikan, posko pengawasan pintu masuk Kabupaten Kerinci kembali diaktifkan.

Hal itu menindaklanjuti surat edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Nomor : 360/216/GT.Covid-19/VIII/2020, tentang peringatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2020.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci akan segera mengaktifkan kembali posko pengawasan di pintu masuk wilayah Provinsi Jambi, yaitu posko di Leter W yang berbatasan dengan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dan Muara Imat perbatasan Kabupaten Merangin.

Gaungkan Isu HAM Papua, Veronica Koman Mengaku Mendapat Perlakuan Ini dari Pemerintah Indonesia

Jelang Pilkada Serentak, Coklit di Tanjabbar Mencapai 98 Persen

15 Hari Diisolasi, Pasien Covid-19 Asal Kerinci Sembuh, Rutin Minum Air Duan Sungkai

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kerinci, Darifus mengungkapkan, setelah dilakukan Briefing rutin dan sepakat. Tim Gugus Tugas merekomendasikan kepada Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci yaitu Bupati Kerinci Adirozal bahwa posko ini perlu dibuka kembali.

"Hal ini kita lakukan untuk lebih memperketat dan mendeteksi lebih awal terhadap masyarakat yang datang dari zona merah masuk ke Kabupaten Kerinci," ungkap Darifus.

Ditambahkan Darifus, yang juga selaku Juru bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci, posko ini secepatnya akan kembali diaktifkan dan hal ini juga tidak terlepas dengan Kota Sungai Penuh yang juga harus kembali mengaktifkan posko di Puncak, karena muaranya nanti tetap akan masuk ke Kerinci.

"Untuk petugas yang akan ditempatkan di Posko Covid-19 tersebut tidak jauh beda dengan yang sebelumnya, yaitu dari TNI, Polri, Dinkes, Satpol-PP, Dishub dan BPBD. Nantinya petugas tersebut akan piket selama 24 jam," jelas Darifus.

Selain itu, di posko Covid-19 perbatasan nantinya akan diperketat, yaitu warga yang melintas masuk ke Kabupaten Kerinci harus menerapkan Protokol Kesehatan. Yaitu memakai masker, cuci tangan di posko, cek suhu dan kendaraannya disemprot disinfektan.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved