Anak & Menantu Jokowi di Pilkada 2020, Kenapa Partai Berlomba-lomba Mendukung? Politik Dinasti?
PDI-P mengumumkan pemberian rekomendasi kepada Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilkada Solo. Gibran dipasangkan dengan Teguh Prakosa.
Pemberian rekomendasi yang terkesan pragmatis kepada sosok dengan kekerabatan politik, seperti halnya kepada Gibran, Saras, dan yang lainnya, akhirnya melahirkan pertanyaan tentang fungsi dan kedudukan partai sebagai wadah bagi kaderisasi serta proses perekrutan politik secara adil dan transparan.
Hasan dan Rahat (2006), dalam Jurnal Politika Vol 11 No 1 Tahun 2020, menjelaskan, ada empat hal penting dalam perekrutan politik oleh partai.
Pertama, terkait siapa yang dapat dinominasikan.
Kedua, siapa yang melakukan seleksi.
Ketiga, di mana calon diseleksi; dan keempat, bagaimana calon diputuskan.
Berdasarkan empat komponen tersebut, terdapat model pengelolaan perekrutan oleh partai secara inklusif ataupun eksklusif, serta sentralistik atau desentralistik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020",
Penulis : Tsarina Maharani
Editor : Kristian Erdianto