Breaking News:

Perbatasan Jambi Diperketat

Pasca Panti Rehab Narkoba Sarolangun Diresmikan, Pasien Meningkat, 11 Dalam Perawatan, 4 Sembuh

"Pasien sudah ada sekitar 15 orang," terang Bambang, Kepala Panti Rehabilitasi Narkoba Sarolangun, Selasa (11/8/2020).

Tribunjambi/wahyu
Bambang, Kepala Panti Rehabilitasi Narkoba Sarolangun, Selasa (11/8/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pasca diresmikan panti rehabilitasi narkoba RSUD Sarolangun, kini direspon penuh oleh masyarakat.

Respon itu ditujukan dengan meningkatnya jumlah pasien yang kini sudah 15 orang.

"Pasien sudah ada sekitar 15 orang," terang Bambang, Kepala Panti Rehabilitasi Narkoba Sarolangun, Selasa (11/8/2020).

Misteri Bocah Gendong Jasad Adiknya Usai Bom Nagasaki, Simpan Kisah Kelam Bencana Bom Atom

Mengapa Nagita Slavina Jarang Pakai Kaus Ketat, Ternyata Segini Ukuran Tubuhnya, Gede di Kamera

Khodijah Speed di Jambi Lahirkan Banyak Pebalap Juara Drag Race

Ia juga menyebut jika dari 15 orang itu memang sekarang sudah menyisakan 11 orang yang masih dalam perawatan dan 4 lainnya dinyatakan sembuh.

"Ia bisa pulang dan kembali ke masyarakat," katanya.

Empat orang yang dinyatakan sembuh ini sudah melalui perawatan paling lama memakan waktu tiga bulan.

Karena memang untuk menyatakan sembuh secara psikis dan medis agar benar-benar bisa terjun kembali ke masyarakat.

Semua pasien merupakan warga Kabupaten Sarolangun, karena mereka memiliki kesadaran ingin sembuh dari narkoba.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun agar tidak sungkan membawa keluarganya yang kecanduan narkoba untuk berobat ke tempat rehabilitasi narkoba.

Lanjutnya, semua pasien merupakan sarolangun dan berdasarkan arahan bupati, perawatan dilakukan secara gratis untuk masyarakat khusus Sarolangun.

Namun tidak menutup kemungkinan, jika ada pasien dari luar daerah, mereka akan dikenakan perda dengan satu orang dikenakan biaya sekitar Rp3.9 juta.

Dan penampung untuk pasien dari luar daerah nanti akan diterima jika fasilitas sudah dilengkapi.

"Secara mekanisme memang satu orang pasien perlu biaya perbulan Rp 3.9 juta," ujarnya

"Tahun 2021 sudah direncanakan penambahan beberapa fasilitas ruang rawat inap. Dan fasilitas lain agar pasien yang ada memang benar-benar memuaskan bagi mereka," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved