Fadli Zon dan Fahri Hamzah Disebut Bakal dapat Penghargaan Bintang Mahaputra Nararya dari Jokowi
Melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Mahfud MD mengatakan, keduanya mendapatkan Bintang Mahaputra Nararya.
TRIBUNJAMBI.COM - Dua politikus yang terkenal kontroversial, Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan memperoleh penghargaan dari Presiden Joko Widodo.
Itu diungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, , Senin (10/8/2020).
Melalui akun Twitter @mohmahfudmd, Mahfud MD mengatakan, keduanya mendapatkan Bintang Mahaputra Nararya.
Pemberian bintang tanda jasa tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-75 RI.
"Dalam rangka HUT Proklamasi RI ke 75, 2020, Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang.
• Prakiraan Cuaca Hari Ini 11 Agustus 2020 33 Kota, Yogyakarta Surabaya Jakarta Palembang Jambi Medan
• Ramalan Zodiak Hari Ini 11 Agustus 2020 Lengkap 12 Bintang, Taurus Jangan Coba Sesuatu yang Baru
Fahri Hamzah @Fahrihamzah dan Fadli Zon @fadlizon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya.
Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," tulis Mahfud.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Fahri dan Fadli karena telah menuntaskan jabatan sebagai Wakil Ketua DPR periode 2014-2019.
Fadli merupakan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra.
Sementara itu, Fahri merupakan Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS.
Namun, saat ini, Fahri diketahui sudah keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Gelora.
"Rakyat 'dianggap' mendapat manfaat atas perjuangan dan jasa mereka. Setiap menteri dan pimpinan lembaga negara yang purnatugas satu periode mendapat bintang tersebut," ujar Mahfud.
Dihubungi terpisah, Fahri mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi perihal penghargaan tersebut dari DPR sejak beberapa waktu lalu.
Ia menyebutkan, penghargaan itu diberikan kepada dirinya karena telah memimpin DPR selama lima tahun.
"Dalam perspektif pemberitahuan yang diberikan DPR kepada kami adalah itu pengusulannya karena memimpin lembaga negara, yaitu DPR," kata Fahri.