Breaking News:

Putus Penyebaran Klaster Corona

Masa Pandemi Covid-19, Bukit Khayangan Batasi Jumlah Pengunjung

Bukan sembarang bukit, Bukit Khayangan dinobatkan sebagai dataran tinggi terpopuler nomor 7 di Indonesia.

ist
Bukit Khayangan di Sungai Penuh 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Datang ke Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi tak lengkap kalau belum berkunjung ke Bukit Khayangan.

Bukan sembarang bukit, Bukit Khayangan dinobatkan sebagai dataran tinggi terpopuler nomor 7 di Indonesia.

Negeri di Atas Awan, itulah julukan yang disematkan pada Bukit Khayangan. Lokasinya di Desa Renah Kayu Embun, Kota Sungai Penuh.

Tiga Nama Peserta Lelang Sekda Provinsi Jambi Masih Berproses di Pusat

MCS-OC Optimalkan Layanan BPJS Kesehatan ke Masyarakat

VIRAL Bocah Mirip Rafathar, Warganet Bandingkan dengan Putra Raffi Ahmad

Bukit Khayangan terletak di barisan Gunung Raya yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat dan berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut.

Dari Kota Sungai Penuh, Bukit Khayangan bisa ditempuh sekitar 30 menit. Jalan mendaki dan berliku untuk menuju ke lokasi.

Kondisi jalan yang penuh tanjakan terasa tak membosankan karena pemandangan alam di sepanjang perjalanan sangat indah. Perbukitan menghijau yang di kiri kanan jalan ada kebun-kebun milik masyarakat.

“Inilah Bukit Khayangan. Sejak dua tahun terakhir kawasan wisata ini terus dibenahi sehingga sekarang begitu populer. Objek wisata terpopuler nomor 7 di Indonesia,” kata Kasi Distinasi Dinas Pariwisata Kota Sungai Penuh, Winny, Senin (10/8/2020).

Diungkapkannya, meski terus berbenah, namun di masa pandemi Covid-19, pengunjung dibatasi. Pengunjung juga diwajibkan mentaati protokol kesehatan, seperti memakai masker dan lainnya.

"Perhari pengunjung rata-rata 200 orang. Tapi di masa pandemi ini kita batasi, setengah dari biasanya, hanya 100 orang pengunjung," sebut Winny.

Meskipun pengunjung lebih dari 100 orang yang datang. Yang lain juga masih bisa menikmati indahnya Bukit Khayangan.

Sebab yang diatasi hanya pengunjung yang berada di dalam kawasan Bukit kanyangan saja.

"Jadi bisa giliran masuk ke dalam kawasan wisata ini," pungkasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved