Kurs Rupiah Senin (10/8) Menguat Jadi Rp 14.600 per Dolar, Emas Antam Turun, IHSG Bergerak Liar
Senin (10/8), rupiah spot dibuka di level Rp 14.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan posisi tersebut, rupiah berhasil menguat 0,17% dibanding
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot mengawali pekan ini dengan sempurna.
Senin (10/8), rupiah spot dibuka di level Rp 14.600 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dengan posisi tersebut, rupiah berhasil menguat 0,17% dibanding penutupan hari Jumat (7/8) di level Rp 14.625 per dolar AS.
Ini juga sekaligus mengantarkan rupiah sebagai mata uang dengan penguatan tertinggi di Asia pada pagi ini.

Hingga pukul 09.00 WIB, sebagian besar mata uang di kawasan berada di zona merah.
Selain rupiah, hanya ada yen Jepang, baht Thailand serta dolar Taiwan yang menguat.
Yen tepat berada di bawah rupiah setelah menguat 0,12% terhadap the greenback. Disusul baht yang terkerek 0,08% serta dolar Taiwan yang naik tipis 0,003% atas dolar AS.
Selanjutnya, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,26%.
• Sindiran Istri Tua Kiwil Pamer Foto Mesra Dicium dan Digendong Suami, Nasib Meggy Wulandari Disorot
• Gagal Naik Podium di MotoGP Republik Ceska, Valentino Rossi Ngaku Tetap Puas
Berikutnya ada ringgit Malaysia yang terkikis 0,21% dan yuan China yang melemah 0,06% terhadap dolar AS.
Disusul, peso Filipina yang terdepresiasi 0,02%. Kemudian dolar Singapura melemah tipis 0,007% terhadap the greenback.
Sedangkan dolar Hong Kong bergerak stabil dengan kecenderungan melemah tipis di pagi hari ini.

Emas Antam Turun
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terkoreksi pada hari Senin (10/8).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.054.000.
Harga emas Antam ini turun Rp 1.000 dari harga Sabtu (8/8) yang juga berada di Rp 1.055.000 per gram.