Breaking News:

Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi, Pemkab Sarolangun Manfaatkan Program P2DK

Pengelolaan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 di Sarolangun akan memanfaatkan program pembangunan desa dan kelurahan (P2DK).

Tribunjambi/Wahyu
Pengelolaan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 di Sarolangun akan memanfaatkan program pembangunan desa dan kelurahan (P2DK). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Pengelolaan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 di Sarolangun akan memanfaatkan program pembangunan desa dan kelurahan (P2DK).

P2DK yang merupakan program unggulan Sarolangun ini diperuntukan pada tiap desa. Dengan anggaran Rp 200 juta per desa di 149 desa dan kelurahan.

Pengelolaan ketahanan pangan ini pula akan bersinergi dengan pihak TNI. Kerjasama ini salah satunya untuk meningkatkan produksi komoditi beras di Kabupaten Sarolangun.

Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri mengaku jika saat ini Sarolangun kekurangan dalam hal distribusi beras dalam bantuan dampak Covid-19.

BREAKING NEWS Meledak Jadi 205 Orang, Positif Corona Jambi Tambah 12 Orang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov Jambi Kembali Atur Jam Kerja ASN

"Kita tahu Sarolangun pada saat distribusi bantuan beras dari Lampung. Kalau Lampung membutuhkan sendiri untuk daerahnya, ini kita khawatirkan," ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap agar sinergitas bersama TNI untuk mewujudkan ketahanan pangan. Baik dari sektor perikanan, perkebunan, peternakan, dan pertanian.

"Kita berharap bagaimana bisa mencukup untuk wilayah kita. Baik dari sektor perikanan, perkebunan, peternakan, pertanian," katanya. (Yan)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved