Polisi Kesulitan Identifikasi Mayat Wanita Tanpa Kepala di Tulungagung, Tak Ditemukan Identitas
Polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat berjenis kelamin wanita. saat ditemukan sejumlah bagian tubuh perempuan itu sudah hilang
TRIBUNJAMBI.COM - Polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat berjenis kelamin wanita.
Mayat wanita tersebut ditemukan warga di Pantai Widodaren di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Tulungagung Minggu (2/8/2020) siang.
Saat ditemukan, tidak ada identitas di jenazah perempuan nahas ini. Saat ditemukan, jenazah masih memakai kaus dalam berwarna putih.
Yang mengenaskan, saat ditemukan sejumlah bagian tubuh perempuan itu sudah hilang, seperti kepala dan kaki kanan.
• Positif Covid-19 di Indonesia Sudah 111 Ribu Kasus Lebih, Presiden Jokowi Beri Tiga Arahan
• Djoko Tjandra Resmi Tunjuk Otto Hasibuan Sebagai Kuasa Hukum, Sebut Penahanan Tidak Sah
• Kronologi Wanita Diduga Selingkuhan Anggota DPRD Ini Hampir Ditelanjangi Istri Sah: Turun Pelakor!
Jenazah misterius ini kali pertama diketahui oleh seorang pemancing bernama Agung (40), warga Desa Keboireng, Kecamatan Besuki.
Agung kemudian memberitahu Ketua Pokdarwis Pantai Gemah, Imam Rojikin.
“Setelah memastikan bahwa yang ditemukan adalah manusia, Rojikin kemudian melapor ke Polsek Besuki,” terang Kapolsek Besuki, AKP Sumaji.

Sumaji segera menghubungi Unit Inafis, Satreskrim Polres Tulungagung dan Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD dr Iskak.
Namun karena bagian tubuhnya tidak utuh, tim Inafis kesulitan melakukan identifikasi.
Karena itu untuk sementara jenazah disemayamkan di IPJ RSUD dr Iskak . “Untuk sementara waktu di IPJ RSUD dr Iskak, sambil menunggu penanganan lebih lanjut,” sambung Sumaji.
• Gerindra Dukung Denny Indrayana, Punya Strategi Khusus Untuk Menang di Pilkada Kalsel
• Pencarian 8 Marinir Yang Hilang Saat Satu Tank Amfibi Tenggelam Dihentikan, Semua Dianggap Tewas
• Reaksi Tompi Soal Kontroversi Anji yang Wawancara dengan Hadi Pranoto Soal Corona: Ini Tentang Nyawa
Diduga jenazah yang ditemukan adalah korban kecelakaan laut. Jenazah kemudian berhari-hari terseret arus laut dan terdampar di Pantai Widodaren.
Karena itu Sumaji juga meminta informasi di antara masyarakat, khususnya nelayan kalau pernah ada kecelakaan laut.
“Sejauh ini kami belum ada laporan dari masyarakat yang kehilangan keluarganya, apalagi kecelakaan laut,” tandas Sumaji.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi Tulungagung Sulit Mengidentifikasi Karena Jenazah Tidak Utuh Saat Ditemukan