Mia Audina Memilih Jalan Sendiri, Awalnya Digadang-gadang Jadi Pengganti Susi Susanti
Beberapa pemain tunggal putri Indonesia, Susi Susanti, Yuni Kartika, Sarwendah dan Mia Audina yang termuda, merupakan andalan.
TRIBUNJAMBI.COM - Awalnya, sosok Mia Audina digadang-gadang menjadi pengganti Susi Susanti.
Kala itu, Susi Susanti merupakan pebulu tangkis tunggal putri andalan Indonesia.
Beberapa pemain tunggal putri Indonesia, Susi Susanti, Yuni Kartika, Sarwendah dan Mia Audina yang termuda, merupakan andalan.
Tapi jalan hidup berkata lain, Mia Audina memilih jalan sendiri.
• Kisah Unik Pacaran Susi Susanti dan Alan Budikusuma, Berdua Raih Emas Olimpiade Barcelona 1992
• Siapa Sebenarnya Praveen Jordan dan Melati Daeva? Masa Lalu Juara All England 2020 Terungkap
Prestasi langka menjadi milik Mia Audina.
Sejarah mencatat, ia merupakan satu-satunya pebulu tangkis yang mampu meraih medali Olimpiade bagi dua negara.
Kali pertama, Mia Audina meraih medali Olimpiade saat dirinya baru berusia 17 tahun.
Saat itu, ia meraih medali perak Olimpiade Atlanta 1996.
Mewakili Indonesia, Mia harus kalah pada laga final melawan Bang Soo-hyun (Korea Selatan) dengan skor 6-11, 7-11.
Usai mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, Mia memutuskan menikah dengan kekasihnya yang berkebangsaan Belanda.
Ia kemudian menetap di sana dan berganti kewarganegaraan, dari Indonesia ke Belanda.
Namun, ia tetap menggeluti dunia bulu tangkis.
Singkat cerita, Mia pun sukses menembus tim nasional Belanda dan lolos ke Olimpiade Athena 2004.
Pada ajang tersebut, melansir dari BolaSport, ia lagi-lagi meraih medali perak karena kalah dari Zhang Nin (China) dengan skor 11-8, 6-11, 7-11, pada partai final.
• Siapa Sebenarnya Kevin Sanjaya? Alasan Buka-bukaan di Depan Natasha Wilona Terungkap
Jauh sebelum itu, Mia Audina sudah lebih dulu menunjukkan potensinya pada usia muda.