Positif Corona Jambi Tambah 6

Terapkan Protokol Kesehatan, Pelaksanaan Salat Idul Adha di Mesjid Agung Al-Falah Berjalan Hikmad

Pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Falah Jambi menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19

tribunjambi/zulkifli
Pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Falah Jambi menerapkan protokol kesehatan 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Falah Jambi menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Meski demikian salat Idul Adha berlangsung hikmad.

 Sebelum salat dimulai, pengurus Dewan Masjid Agung Al-Falah Jambi berkali-kali menegaskan melalui mikrofon, bahwa seluruh jemaah harus menggunakan masker dan menjaga jarak fisik (physical distancing).

 Tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun disediakan di beberapa titik. Di bagian depan masjid sudah dibuat tanda silang sebagai pertanda jarak per orang. 

Kurban Dua Sapi Semok, Ayu Ting Ting Rasakan Berbeda Tahun Ini, Bukan Karena Korona

Terjadi Gempa di Pagi Hari Perayaan Idul Adha 2020

Juru Parkir Liar di Taman Rimba Diringkus Polisi, Sempat Cekcok Dengan Pengendara Mobil

 Setelah selesai salat, pengurus  mengumumkan, mengimbau jemaah untuk sebaiknya tidak bersalam-salaman. Ibadah salat Idul Adha 1441 H ditengah pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

 Gubernur Jambi, Fachrori Umar beserta istri, Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Zulkifli, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi, para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, serta masyarakat sekitar masjid juga menunaikan Salat Idul Adha di masjid tersebut.

Dalam sambutannya sebelum salat dimulai, gubernur mengajak seluruh jemaah yang hadir dan masyarakat umum untuk meningkatkan kepedulian sosial, kepekaan dan kepedulian kepada sesama, terutama bagi yang sangat kesulitan.

 Fachrori mengatakan, dalam konteks pembangunan, Idul Adha dimaknai sebagai tekad untuk bekerja lebih baik lagi. "Kebaikan tidak mungkin dicapai tanpa pengurbanan," ujar Fachrori.

 “Saat ini, daerah kita sedang giat-giatnya menapaki pembangunan, menuju Provinsi Jambi yang lebih Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil, dan Sejahtera di segala bidang. Pembangunan diarahkan untuk mengurangi angka kemiskinan, kebodohan, dan meningkatkan ketakwaan. Karena itu, dalam menapak pembangunan diperlukan semangat dan harapan-harapan, kita juga dituntut untuk semakin membekali diri dengan tekad yang baru, yaitu tekad untuk bekerja lebih keras dan lebih ikhlas, bekerja lebih tertib, lebih jujur, dan lebih disiplin, dengan tingkat efisiensi yang tinggi dalam bidang kita masing-masing. Dan, kesemuanya itu tidak lepas dari sikap rela berkorban,” ujar Fachrori.

 Fachrori mengajak semua masyarapat, seluruh pihak, untuk bersama-sama mewujudkan Provinsi Jambi yang aman, tertib, rukun dan harmonis, damai, serta lebih maju dalam segala sektor pembangunan. 

Masjid Belum Selesai Dibangun, Warga RT 9 Kenali Asam Atas Tetap Khusyuk Salat Idul Adha

Nagita Slavina Mendadak Protes, Raffi Ahmad Mau Pasang Lift di Hunian Andara: Ngapain Bikin Gitu?

26 Kg Lebih Narkoba Dibakar dan Diblender, Hasil Tangkapan Satnarkoba Polresta Jambi Selama 6 Bulan

Emosi Kakak Nella Kharisma Meledak usai Sang Adik Dituding Selingkuhi Cak Malik: Aku Penjarain Kamu!

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved