Breaking News:

Kejari Muara Bungo Kembalikan Uang Negara hingga Rp 1 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

Kejari Muara Bungo kembalikan kerugian negara ke kas daerah Kabupaten Bungo sebesar Rp 1 miliar lebih dari dua kasus tindak pidana korupsi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Kejari Muara Bungo kembalikan kerugian negara ke kas daerah Kabupaten Bungo sebesar Rp 1 miliar lebih dari dua kasus tindak pidana korupsi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kejari Muara Bungo kembalikan kerugian negara ke kas daerah Kabupaten Bungo sebesar Rp 1 miliar lebih dari dua kasus tindak pidana korupsi di tahun 2020.

Berdasarkan informasi yang diterima tribunjambi.com, Kejari Muara Bungo berhasil menyelamatkan keuangan daerah dari dua kasus atas dugaan tindak pidana korupsi.

Dugaan korupsi tersebut terkait pengadaan LPJU tenaga surya yang bersumber dari Gerakan Dusun Membangun (GDM) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 929 juta.

Kemudian penyelamatan uang negara atas dugaan korupsi pengadaan LPJU tenaga surya di beberapa kelurahan dalam Kabupaten Bungo tahun anggaran 2019 yang dikerjakan oleh CV. Beliung Emas senilai Rp132,5 juta.

Ratu Munawaroh Jadi Kader PDIP, Pengurus PAN di Jambi Mengaku Tak Tahu

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Angso Duo Naik Jelang Idul Adha, Cek Harganya di Sini

"Total keseluruhan yang kita selamatkan senilai Rp1.061 miliar yang dikembalikan ke kas daerah," ungkap Kajari Muara Bungo, Bimo Budi Hartono.

Menurut Bimo Budi Hartono, dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi ini, yang paling merugikan negara adalah perkara pengadaan LPJU tenaga surya.

Dia menjelaskan, uang yang berhasil diselamatkan itu tidak terlepas dari kinerja para Kejaksaan Negeri Muara Bungo. Dimana mereka membantu melakukan penyelamatan uang kerugian negara. Ke depannya dia akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus dugaan korupsi.

“Untuk tahun 2020 jumlah perkara tindak pidana korupsi yang masih belum final akan tetap terus kita lakukan penyelidikan lebih lanjut. Tidak hanya sebatas ini saja," sebutnya.

Disampaikannya, sejak Januari hingga Juli 2020 tim penyidik Kejari Muara Bungo telah melakukan penyidikan tindakan umum penanganan perkara sebanyak 188 Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Perkara tersebut terdiri dari 48 perkara Narkotika, SPDP TPUL 36 perkara, SPDP Ohada 94 perkara dan SPDP tindakan kejahatan oleh anak sebanyak 10 perkara. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved