Investasi Emas
Berlomba Hadirkan Investasi Emas, Dapat Dimulai dari Harga Rp8.000
Melakukan transaksi jual beli emas kini dapat dilakukan secara online. Pasalnya, tak sedikit dari industri fintech yang menawarkan
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Melakukan transaksi jual beli emas kini dapat dilakukan secara online. Pasalnya, tak sedikit dari industri fintech yang menawarkan fitur investasi emas guna memberi kemudahan pada masyarakat.
Ambil contoh, PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa) yang menawarkan fitur BareksaEmas.
Sejak diluncurkan pada bulan April, transaksi emas turut mengalami peningkatan. Hal itu terbukti pada transaksi bulan Juli yang naik 350% jika dibandingkan pada bulan sebelumnya.
Marketing Communication & Partnership Manager Bareksa Ratnanitya Pradipta menyebutkan, sampai saat ini pihaknya melihat antusias nasabah terhadap penjualan BareksaEmas masih positif. Ia menilai, fitur tersebut menjadi alternatif investasi yang terus diminati, terlebih pada saat pandemi.
“Kami menghadirkan BareksaEmas guna melengkapi kebutuhan masyarakat, terlebih dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Oleh karenanya, sampai saat ini Bareksa mencatat penjualan masih terus meningkat, hal ini juga didorong dengan meningkatnya rata-rata harga emas,” ujar Ratnanitya kepada Kontan.co.id (26/7).
Lanjut ia, agar proses penjualan emas berjalan lancar, BareksaEmas turut menggandeng Indogold. Sehingga, nantinya seluruh proses registrasi maupun transaksi jual beli dilakukan secara online.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama dengan Indogold pula nasabah dapat memantau perkembangan harga investasi emas. Tak hanya itu, nasabah juga bisa mengambil fisik emas yang sebelumnya tersimpan dalam akun.
Sebab, menurutnya dasar transaksi di BareksaEmas ialah emas fisik.
“Bukan hanya transaksi based on paper saja, untuk mempermudah nasabah, tarik fisik tidak harus dilakukan dengan datang ke kantor Bareksa. Namun, dapat dikirimkan ke alamat nasabah,” tambahnya.
Adapun upaya Bareksa dalam memperketat keamanan pengguna ialah, seluruh transaksi telah dienkripsi guna memberikan keamanan terhadap data nasabah. Tak hanya itu, pada setiap transaksi diperlukan konfirmasi dari nasabah melalui SMS Token maupun PIN nasabah.
“Secara regular kami juga melakukan pengetesan pada sistem keamanan baik oleh tim internal maupun pihak eksternal secara independen. Atas upaya tersebut dan harga emas yang ada, Bareksa optimis ke depan investasi emas cenderung naik, serta dijadikan peluang oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dimulai dari 0,01 Gram
TAK hanya Bareksa, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) lewat brand GoPay bulan lalu menggandeng Pluang guna meluncurkan fitur GoInvestasi. Dalam realisasinya, GoInvestasi dapat dimulai dari 0,01 gram emas atau setara dengan Rp8.000. Untuk diketahui, dalam melakukan investasi, nasabah dapat membayar seluruh transaksinya melalui Gopay.
Sehingga, melalui GoInvestasi pula nasabah dapat mencairkan investasi emas berupa uang tunai secara langsung ke akun GoPay. Tak hanya itu, emas digital pun dapat ditukarkan menjadi logam emas bersertifikat Antam 99,99%.
“Adapun dari sisi keamanan, seluruh transaksi GoInvestasi telah diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sehingga emasnya dijamin oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/06072020_emas.jpg)