Femallenials
Lebih Simpel Via Online, Tak Perlu Pikirin Sepatu hingga Jilbab
Banyak hal di masa pandemi ini dilakukan secara online. Seperti sekolah, kuliah, iven seminar hingga yang biasanya dilakukan secara langsung.
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banyak hal di masa pandemi ini dilakukan secara online. Seperti sekolah, kuliah, iven seminar hingga yang biasanya dilakukan secara langsung.
Mau tidak mau, kita dituntut untuk menyesuaikan diri dalam pertemuan online guna memutus rantai penyebaran Covid-19.
Biasanya dalam sebuah acara ada pemandu agar berjalan secara terstruktur dan lancar. Begitu juga acara online yang tetap membutuhkan host untuk memandu acara.
Andi Gusti Zena, mahasiswi public relation membagikan pengalamannya saat menjadi MC online. Menurutnya yang menjadi tantangan adalah keterbatasan sinyal.
"Ini jadi hal baru buat saya. Sebenarnya sebelum ini juga pernah jadi pemateri webinar. Tantangannya sama yaitu sinyal," ungkapnya.
Ia pernah menjadi host acara yang salah satu pematerinya adalah Jusuf Kalla. Mulai dari briefing hingga acara dilakukan via aplikasi zoom.
Meskipun hal baru, ia mengatakan ini jadi lebih simpel karena tidak berhadapan dengan orang secara langsung.
"Secara penampilan juga lebih simpel karena hanya bagian baju dan jilbab. Kalau secara langsung kan kita harus pikirin kostum dari sepatu sampai jilbabnya," ujarnya.
Ia pun memberikan tips menjadi MC dalam webinar. Menurutnya tetap yang terpenting adalah pastikan sinyal stabil.
"Jangan grogi, banyak minum sebelum jadi MC, kamera harus memadai, suara harus tetap jelas, penampilan jangan lupa harus diperhatikan walaupun via zoom," jelasnya.
Pengalaman Pasca Bujang Gadis
ANDI Gusti Zena merupakan Gadis Kota Jambi 2018. Dua tahun setelah masa jabatannya ia melanjutkan kuliah public relation di Bali.
Pengalaman pernah menjabat sebagai Gadis Kota Jambi membuatnya lebih punya pengalaman untuk mengenalkan Jambi ke teman-temannya di Bali.
"Terlebih sebagai model dan sering jadi MC juga aku jadi lebih percaya diri untuk memperkenalkan Jambi.
Pengalamanku di Bujang Gadis juga membuatku lebih bisa berbaur di lingkungan baru," ungkapnya.
Saat ini ia tengah menjalani kuliah online. Meskipun online ia tidak terlalu kaget dengan perkuliahan online karena pada dasarnya sejak ia semester 1 pun sudah menjalani kuliah online dan tatap muka. Semenjak pandemi covid menjadi full online.
"Karena jurusan Public Relation, basic seorang PR kan harus bisa teknologi. Justru di saat pandemi ini kita dituntut untuk bisa beradaptasi dengan keadaan ini," jelasnya.
Nukilan Zena
Nama : Andi Gusti Zena
TTL : Jambi 14 Agustus 2002
Pendidikan : London School of Public Relation (LSPR) Bali
Hobi : Menari dan modelling
Motto hidup: Do the best and pray. God will take care of the rest.
Prestasi yang pernah diraih:
- Juara 1 Putri Bunga tingkat Nasional 2015
- Juara 1 Putri Batik tingkat Nasional 2015
- Juara 2 Inez Icon tingkat Nasional 2016
- Indonesia Super Model 2014
- Gadis Kota Jambi 2018
Sosmed : ig: @andizenaoddek