Kondisi Corona Jambi Terkini
Sudah 61 Pasien Covid-19 RSUD Raden Mattaher Sembuh, dr Ferry Ungkap Tips Perawatannya
Dari total pasien yang dirawat sebanyak 72 orang, artinya sudah ada 61 pasien Covid-19 RSUD Raden Mattaher yang sembuh. Hal tersebut disampaikan...
Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Raden Mattaher Jambi tinggal 11 orang.
Dari total pasien yang dirawat sebanyak 72 orang, artinya sudah ada 61 pasien Covid-19 RSUD Raden Mattaher yang sembuh.
Hal tersebut disampaikan dr Ferry Kusnadi selaku Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, Selasa (21/7/2020).
• Banyak yang tak Tahu Pancasila, Serda Andi Datangi Sekolah di Muaro Siau Merangin Jambi
• Nicky Minaj Pamer Hamil Anak Pertama dengan Kenneth Petty, Ini Profil Suaminya
• Tinggalkan PSI, Hanura Beralih Mengusung Pasangan Muhammad dan Sara di Pilkada Tangsel
Ia menyampaikan saat ini kondisi seluruh pasien dalam keadaan sehat. Tidak ada yang menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator.
"Pasien yang sembuh dari virus corona sebanyak 61 orang. Sisanya 11 orang masih dirawat di ruang isolasi," ujarnya.
Dijelaskan dr Ferry, tips menangani pasien di RSUD Raden Mattaher Jambi yakni untuk penanganan pertama jika pasien mengalami demam atau sesak nafas, untuk mengurangi gejala tersebut diberikan obat-obatan, antibiotik, oksigen serta ditambahkan dengan vitamin.
Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh di ruang isolasi juga dilengkapi fasilitas layaknya hotel berbintang yaitu televisi hingga dispenser untuk membuat air panas.
"Selama diisolasi kita berikan fasilitas lebih, agar pasien tidak merasa seperti diisolasi," jelasnya.
Ia berharap dengan diberikannya fasilitas di ruang isolasi pasien dapat lebih cepat untuk sembuh.
Ia menambahkan saat ini ruang isolasi yang tersedia di RSUD Raden Mattaher Jambi sebanyak 23 ruang dan dilengkapi dengan alat ventilator.
"Alhamdulillah hingga saat ini belum ada pasien yang menggunakan alat Ventilator selama dirawat. Selama ini, hanya satu pasien yang menggunakannya dan sekarang pasien tersebut sudah sembuh," tandasnya.
Diungkapkan Ferry, awal-awal dulu pasien yang dirawat di RSUD cukup lama, bahkan ada yang sampai 2 bulan. Namun sejak adanya TCM di RSUD sudah bisa dioperasikan waktu perawatan pasien menjadi lebih singkat.
"Kalau dulu itu memang karena waktu keluar hasil swab itu lama, makanya perawatan menjadi lama," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rsud-raden-mattaher-jambi.jpg)