Update Corona di Jambi
VIDEO Sempat Ditutup Akibat Pandemi Corona, Pendapatan Ketek di Wisata Danau Sipin Belum Normal
Untuk sekarang, setelah masa new normal semakin banyak orang yang datang ke tempat wisata ini dan membuat perekonomian mereka bangkit kembali.
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pandemi Covid-19 ternyata juga berdampak pada tukang ketek di Wisata Danau Sipin.
Sejak pandemi, penghasilan mereka minim. Pasalnya, Wisata Danau Sipin sempat sepi.
Bahkan, memasuki new normal, Wisata Danau Sipin setiap hari semakin ramai, namun pendapatan tukang ketek belum kembali normal. Seperti yang dituturkan oleh Ucok satu di antara tukang ketek.
• Patah Lengan, Marc Marquez Kemungkinan Absen 2 Seri Balapan MotoGP 2020
• Sumber Kekayaan Djoko Tjandra dari Papua hingga Sumatera, Proyek Raksasa di Mana-mana
• Video Gerak Lambat Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2020, Ungkap Parah Cideranya
"Waktu Covid-19 memang sangat-sangat sulit, bahkan sama sekali tidak mendapatkan uang," jelas Ucok Supir Ketek, Minggu (19/7/2020).
Untuk sekarang, setelah masa new normal semakin banyak orang yang datang ke tempat wisata ini dan membuat perekonomian mereka bangkit kembali.
"Sekarang semakin ramai, hampir setiap hari ramai yang kesini tapi lebih ramai pada hari Sabtu dan Minggu, selagi tidak hujan rame terus biasanya," jelas Jimi Supir ketek.
Meskipun tempat wisata taman Danau Sipin semakin ramai setiap hari, untuk pendapatan masih belum normal dari sebelum virus merebak.
"Normal belum tapi sudah naik sekitar 60 persen lah dari pas Covid-19 yang sama sekali tidak mendapat pemasukan, meskipun pengunjung sekarang semakin ramai, kan orang yang narik ketek juga semakin banyak," tutup Jimi.