Health & Beauty
Manfaat Lebih Bersepeda, Dapat Trennya Dapat Bugarnya
Bersepeda merupakan salah satu pilihan olahraga. Aktivitas bersepeda sudah dilakukan sejak lama. Bagi para penggemarnya
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bersepeda merupakan salah satu pilihan olahraga. Aktivitas bersepeda sudah dilakukan sejak lama. Bagi para penggemarnya membentuk komunitas sepeda untuk bersama-sama berpetualang dengan sepeda menuju suatu tempat.
Di masa pandemi ini, aktivitas sepeda menjadi makin banyak peminatnya. Selain karena untuk berolahraga, juga untuk refreshing keluar rumah.
Di Jambi sendiri, kawasan yang paling ramai orang bersepeda ada di Kota Baru. Sudah sejak lama memang di sana ada penyewaan sepeda. Namun menjadi makin ramai saat Covid 19 menjadi pandemik.
Mengenai manfaat bersepeda sendiri apakah memiliki dampak untuk kesehatan atau hanya sekedar gaya hidup?
Dosen Kepelatihan Olahraga Universitas Jambi, Endarman Saputra, M.Sc mengatakan bersepeda tidak hanya bagus untuk menurunkan berat badan, penelitian juga telah menemukan orang yang bersepeda secara teratur memiliki kebugaran keseluruhan yang lebih baik.
“Manfaat lainnya adalah peningkatan sensitivitas insulin, dan risiko penyakit jantung, kanker, dan kematian yang lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak bersepeda secara teratur,” jelasnya.
Bersepeda juga sangat bagus untuk orang-orang dari semua tingkat kebugaran, dari pemula hingga atlet. Selain itu, ini adalah latihan yang tidak menahan beban dan berdampak rendah, jadi ini tidak akan membuat anda stres.
Meskipun bersepeda biasanya dilakukan di luar ruangan, banyak pusat kebugaran memiliki sepeda stasioner yang memungkinkan Anda untuk bersepeda sambil tetap berada di dalam ruangan.
Perlu Persiapan Keselamatan
BERSEPEDA menjadi gaya hidup baru di masa pandemiK Covid-19 ini. Dengan menggunakan helm sepeda, kaca mata, sepatu, sarung tangan dan bike jersey, seseorang telah siap untuk bersepeda.
Setiap kita membuka sosial media tentu ada orang terdekat yang sedang bersepeda untuk berolahraga atau hanya sekedar berselfie untuk dipamerkan di medsos saja.
Mengenai tingginya minat terhadap sepeda ini Kabid Binpres KONI Provinsi Jambi, Endarman Saputra, M.Sc menjelaskan bersepeda memang memiliki manfaat.
“Bersepeda membuat aktif secara fisik. Maka yang didapat mengurangi risiko serangan jantung, mengelola berat badan dengan lebih baik, memiliki kadar kolesterol darah yang lebih rendah,” ungkapnya.
Selain itu juga jika aktif secara fisik manfaanya adalah memiliki tekanan darah rendah, memiliki tulang, otot, dan sendi yang lebih kuat dan risiko lebih rendah terkena osteoporosis, merasa lebih baik dengan lebih banyak energi, suasana hati yang lebih baik, merasa lebih santai dan tidur lebih baik.
Harvard Health memperkirakan bahwa 155 pound (70 kg) orang membakar sekitar 260 kalori per 30 menit bersepeda dengan menggunakan sepeda statis dengan kecepatan sedang, atau 298 kalori per 30 menit dengan sepeda dengan kecepatan sedang 12–13,9 mph (19–22,4 km / jam).
Namun perlu diketahui pula ada efek samping bersepeda. Yaitu sepeda tidak dianjurkan bagi orang yeng memiliki masalah dengan sendi dan juga nyeri rematik. Adapula kemungkinan cedera yang akan terjadi pada lutut dan tulang punggung. Untuk itu sebelum bersepeda perlu persiapan keselamatan seperti helm dan masker, juga pemanasan sebelum memulai bersepeda.